
NERS NEWS — Surabaya, 21 Agustus 2026 — Sebagai penutup rangkaian Staff Outbound, Fakultas Keperawatan mengajak para delegasi International Islamic University Malaysia (IIUM) untuk mengenal lebih dekat dengan praktik pengobatan komplementer yang berkembang dalam dunia Kesehatan, yaitu akupunktur dan bekam yang dipandu oleh Dr. Andri Setiya Wahyudi, S.Kep., Ns., M.Kep selaku dosen Fakultas Keperawatan serta penerima sertifikat melakukan praktik pengobatan tersebut. Melalui kegiatan, para delegasi dapat melihat secara langsung praktik pengobatan komplemnter ini dan juga ikut mencobanya.
Sebelum acara praktik dimulai, Dr. Andri Setiya Wahyudi, S.Kep., Ns., M.Kep menjelaskan terlebih dahulu terkait prinsip dasar dan perlatan apa saja yang digunakan. Setelah itu, Dr. Andri meminta salah satu mahasiswa menjadi relawan untuk memperlihatan bagaimana proses bekam dan akupuntur dilaksanakan. Ketika sesi praktik mulai berlangsung para delegasi IIUM terlihat begitu antusias bertanya perihal manfaat, resiko, serta keamanan proses pengobatan ini. Melihat antusiasme tersebut, Dr Andri mengajak salah satu delegasi IIUM untuk ikut mempraktikan proses pengobatan bekam. Setelah sesi praktik bekam selesai, Dr Andri Kembali mempraktikan proses pengobatan akupuntur. Pada sesi ini, respon delegasi IIUM tidak kalah antusias dari sesi sebelumnya. Pada sesi ini, Dr Andri mengajak para delegasi untuk ikut mencoba secara langsung. Meski awalnya ragu, para delegasi tetap mencoba merasa kagum dengan sensasi rileks setelah melakukan akupuntur. Selain itu para delegasi juga menceritakan pandangan, kekhawatiran, dan juga pengalaman kurang mengenakan saat mencoba pengobata ini sebelumnya, serta memuji keterampilan Dr. Andri dalam melakukan pengobatan komplemeter ini.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Keperawatan turut mencerminkan dan mendukung komitmen Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG ke-3 terkait ‘Good Health and Well-Being’ melalui pertukaran pengetahuan mengenai berbagai pendekatan dalam pelayanan kesehatan. Selain itu interaksi antara civitas akademik Fakultas Keperawatan Unair dan delegasi IIUM diharapkan dapat memperluas wawasan dan pengetahuan serta mendorong kolaborasi terkait pengembangan pengetahuan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Penulis: Salma Ayu Pramesti





