Penyuluhan Bijak Bermedia Sosial dan Pencegahan Rokok pada Remaja di SMP GIKI 3 Surabaya oleh Mahasiswa Profesi Ners Unair

NERS NEWS — Pada hari Jumat, 18 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan dengan tema “Bijak Penggunaan Internet dan Usaha Pengurangan Konsumsi Rokok” yang bertempat di SMP GIKI 3 Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Praktik Profesi Pendidikan Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, Gelombang 2 Stase Keperawatan Komunitas dan Keluarga, dalam rangka memberikan upaya promotif dan preventif kepada remaja. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan secara tatap muka dan ditujukan kepada siswa sebagai kelompok usia remaja. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja mengenai penggunaan internet dan media sosial secara bijak serta meningkatkan kesadaran mengenai bahaya rokok bagi kesehatan fisik dan sosial. 

Materi yang diberikan meliputi etika dalam bermedia sosial, penggunaan internet secara bijak, cyberbullying, cara menghindari kebiasaan doom scrolling, pengaruh media sosial terhadap perilaku berisiko, dampak rokok terhadap kesehatan, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau mencegah konsumsi rokok pada remaja. Kegiatan diawali dengan persiapan tempat dan perlengkapan, dilanjutkan dengan briefing dan registrasi peserta. Pada awal kegiatan, pihak sekolah turut memberikan sambutan kepada mahasiswa dan peserta penyuluhan. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan edukasi kesehatan yang dilakukan oleh mahasiswa. Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini diperlukan untuk membantu siswa memperoleh informasi yang benar dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya berkaitan dengan penggunaan media sosial dan perilaku kesehatan pada remaja. 

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta sebelum diberikan materi. Peserta mengerjakan lembar pre-test yang telah disiapkan oleh panitia dengan didampingi oleh fasilitator. Setelah pre-test selesai, pemateri menyampaikan materi penyuluhan secara interaktif dengan menggunakan PPT dan video animasi sebagai media pendukung. Dalam konteks rokok, peserta diberikan pemahaman untuk lebih kritis dalam membedakan konten hiburan, gaya hidup, promosi terselubung, dan informasi kesehatan. Peserta kemudian diberikan edukasi mengenai dampak merokok, termasuk risiko ketergantungan nikotin, dampak terhadap paru-paru dan sistem kardiovaskular, penurunan kebugaran, serta kemungkinan keberlanjutan perilaku merokok hingga dewasa. 

Beberapa pertanyaan yang disampaikan peserta setelah sesi pemaparan materi yaitu  mengenai makna video tentang bijak bermedia sosial, pencegahan merokok, pengertian perokok pasif, serta dampak negatif merokok. Setelah sesi diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta setelah mendapatkan materi penyuluhan. Peserta mengerjakan lembar post-test yang telah disiapkan oleh panitia dengan didampingi oleh fasilitator. Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik. Peserta dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, memperhatikan materi yang disampaikan, serta berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Berdasarkan hasil observasi, sasaran, topik, waktu, isi kegiatan, serta proses pelaksanaan telah sesuai dengan perencanaan kegiatan. Peserta juga menunjukkan keterlibatan dalam kegiatan melalui pertanyaan dan respons selama sesi penyuluhan.

Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menggunakan media sosial secara bijak, menjaga etika dan keamanan saat berinteraksi di dunia digital, mampu mengenali dan menghindari perilaku berisiko, serta memiliki kesadaran untuk mencegah dan mengurangi konsumsi rokok. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan remaja.

Penulis: Sasikirana Ariesta Dewani