
NERS NEWS – Surabaya, 10 April 2026 – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema pencegahan infeksi luka operasi bagi keluarga pasien di OK Graha Trimed, Jumat (10/4) pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan keluarga dalam mencegah komplikasi pascaoperasi melalui edukasi dan demonstrasi langsung.
Kegiatan PKRS ini berisi penyampaian materi terkait pengertian luka operasi, tanda-tanda infeksi, faktor risiko, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan di rumah. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Demonstrasi difokuskan pada praktik mencuci tangan yang benar, cara mengamati luka, serta prinsip penggantian balutan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Untuk mempermudah pemahaman, materi dikemas dalam akronim “BENGKAK” untuk tanda infeksi, “SEHAT” untuk faktor risiko, dan “AMAN” sebagai prinsip pencegahan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Profesi Ners dari Stase Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dengan sasaran keluarga penunggu pasien di OK Graha Trimed, Surabaya. Edukasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran keluarga dalam mendukung perawatan pasien pascaoperasi, terutama dalam menjaga kebersihan, membantu perawatan, serta mendeteksi dini tanda infeksi. Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga mampu berperan aktif dalam menjaga keselamatan pasien dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3: Good Health and Well-Being dan SDGs 4: Quality Education, melalui peningkatan literasi kesehatan serta pemberdayaan keluarga dalam pencegahan infeksi. Salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian keluarga dalam perawatan pasien. “Kami berharap keluarga pasien dapat lebih sigap dalam mengenali tanda infeksi sehingga komplikasi dapat dicegah lebih awal,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Profesi Ners tidak hanya menguatkan peran sebagai edukator, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan keselamatan pasien. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pencapaian SDGs.
Penulis: Anindiya Putri
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)





