Cegah Risiko Jatuh pada Anak, Mahasiswa Ners Unair Laksanakan Edukasi Risiko Jatuh di Ruang Rawat Inap Nakula Sadewa RSUD Dr. Soetomo 

NERS NEWS – NERS NEWS – Surabaya, 1 Mei 2026 – Mahasiswa Praktik Profesi Pendidikan Ners Universitas Airlangga Kelompok 3 Stase Anak melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema “Gerak Bebas Tanpa Cemas: Strategi Cegah Jatuh pada Anak” di ruang rawat inap Nakula Sadewa RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kegiatan ini ditujukan kepada pasien anak beserta orang tua sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan terhadap risiko jatuh pada anak selama menjalani perawatan di rumah sakit. Lingkungan rawat inap anak yang dinamis serta kondisi fisik pasien yang beragam menjadikan edukasi terkait keselamatan pasien, khususnya pencegahan jatuh, sebagai hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi dua arah yang disesuaikan dengan karakteristik peserta, baik anak maupun orang tua, sehingga materi dapat diterima dengan lebih mudah, menarik, dan aplikatif. Materi yang disampaikan meliputi pengertian risiko jatuh pada anak, faktor penyebab jatuh seperti kondisi lingkungan yang kurang aman, keterbatasan mobilitas, hingga kurangnya pengawasan, serta tanda-tanda anak yang berisiko mengalami jatuh. Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan berbagai strategi pencegahan jatuh yang dapat dilakukan oleh orang tua, seperti memastikan pagar tempat tidur terpasang dengan baik, menjaga lingkungan sekitar tetap aman dan tidak licin, memberikan pengawasan aktif saat anak bergerak, serta mengedukasi anak sesuai usia tentang pentingnya berhati-hati saat beraktivitas. Ruang Nakula Sadewa sebagai ruang rawat inap khusus anak menjadi lokasi yang sangat relevan untuk pelaksanaan kegiatan ini karena tingginya kebutuhan edukasi terkait keselamatan pasien anak.

Kegiatan ini diikuti oleh pasien anak dan orang tua dengan jumlah peserta yang terbatas namun menunjukkan antusiasme yang tinggi selama penyuluhan berlangsung. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam sesi tanya jawab, kemampuan orang tua dalam mengulang kembali informasi yang telah diberikan, serta keterlibatan anak dalam merespon materi yang disampaikan secara sederhana dan komunikatif. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta keluarga dalam menjaga keselamatan anak serta mencegah kejadian jatuh yang dapat memperburuk kondisi kesehatan dan memperpanjang masa perawatan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan pasien di rumah sakit serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).

Melalui kegiatan PKRS ini, Mahasiswa Profesi Ners Universitas Airlangga berharap orang tua dapat lebih memahami pentingnya pencegahan risiko jatuh serta mampu menerapkan langkah-langkah sederhana namun efektif dalam menjaga keselamatan anak selama masa perawatan maupun setelah kembali ke rumah. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek berupa peningkatan pengetahuan, tetapi juga membentuk perilaku preventif yang berkelanjutan dalam menjaga keselamatan anak. Dengan demikian, mahasiswa turut berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang berfokus pada keselamatan pasien serta mendukung terciptanya lingkungan perawatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Penulis : Carissa Lintang Ivana