
NERS NEWS— Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan tema “Pencegahan Serangan Jantung Berulang” di ruang tunggu ICVCU RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Kamis, 17 September 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini ditujukan kepada pasien dan keluarga sebagai upaya meningkatkan pengetahuan mengenai serangan jantung serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan jantung berulang.
Penyuluhan dilaksanakan secara langsung menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Materi yang disampaikan meliputi definisi serangan jantung, penyebab, faktor risiko, tanda dan gejala yang perlu dikenali, serta langkah-langkah pencegahan serangan jantung berulang. Edukasi juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan, penerapan pola hidup sehat, aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi pasien, serta kontrol rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan menyimak materi dengan baik. Beberapa peserta aktif mengajukan pertanyaan, di antaranya mengenai apakah serangan jantung dapat menurun dalam keluarga atau berkaitan dengan penyakit keturunan, aktivitas yang dianjurkan bagi pasien setelah pemasangan stent, serta penggunaan obat setelah mengalami serangan jantung. Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari diskusi interaktif sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai perawatan dan pencegahan kekambuhan setelah serangan jantung.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pentingnya dukungan keluarga dalam membantu pasien menjalani proses pemulihan dan mencegah serangan jantung berulang. Keluarga memiliki peran dalam membantu pasien mematuhi pengobatan, mendukung perubahan pola hidup, mendampingi kontrol kesehatan, serta mengenali tanda dan gejala yang membutuhkan pertolongan segera. Untuk mempermudah pemahaman, mahasiswa memperkenalkan gerakan “CEPAT” sebagai langkah yang dapat dilakukan keluarga ketika menghadapi kondisi yang mengarah pada serangan jantung, yaitu Cek dan pantau kondisi pasien, Emergency dengan segera menghubungi 112, Posisikan pasien dengan nyaman, Amankan atau bantu penggunaan obat jantung yang memang telah diresepkan, serta Tetap pantau kondisi pasien hingga mendapatkan pertolongan medis.
Melalui kegiatan PKRS ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami faktor risiko dan cara mencegah serangan jantung berulang, tetapi juga mampu berperan aktif dalam mendukung pasien selama masa pemulihan. Keterlibatan keluarga diharapkan dapat membantu pasien menjalani pengobatan dan perubahan gaya hidup secara konsisten serta meningkatkan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular. Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan lancar dan kondusif. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan adanya ketertarikan terhadap informasi mengenai kesehatan jantung, khususnya terkait pencegahan serangan jantung berulang, aktivitas setelah pemasangan stent, penggunaan obat, serta peran keluarga dalam mendampingi pasien.





