CERIA (Cegah Infeksi, Rajin Cuci Tangan): Membangun Kebiasaan Hand Hygiene pada Pasien untuk Mencegah Penularan Penyakit di RSD Prof. Dr. Moeljono

NERS NEWS—Surabaya, 10 Juli 2026  Kelompok 2 Ners Muda Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema CERIA (Cegah Infeksi, Rajin Cuci Tangan): Membangun Kebiasaan Hand Hygiene pada Pasien untuk Mencegah Penularan Penyakit pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Ruang Jatayu RSD Prof. Dr. Moeljono. Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh pasien yang menjalani perawatan di Ruang Jatayu sebagai upaya meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mencegah penularan infeksi di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih tingginya risiko terjadinya infeksi terkait pelayanan kesehatan (Healthcare-Associated Infections/HAIs), terutama pada pasien dengan gangguan jiwa yang memiliki keterbatasan dalam mempertahankan kebiasaan hidup bersih. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada 29 Juni 2026, masih ditemukan pasien yang belum melakukan cuci tangan pada waktu-waktu penting, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, maupun setelah beraktivitas. Selain itu, sebagian pasien juga belum memahami teknik enam langkah cuci tangan yang benar.

Penyuluhan diawali dengan pembukaan dan perkenalan tim pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi menggunakan metode ceramah interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengertian hand hygiene, penyebab dan cara penularan kuman melalui tangan, manfaat menjaga kebersihan tangan, waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, perbedaan penggunaan sabun dan hand sanitizer, serta enam langkah cuci tangan yang benar sesuai anjuran.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi enam langkah cuci tangan oleh mahasiswa profesi ners. Para pasien kemudian diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung teknik cuci tangan yang telah dicontohkan. Tim pelaksana memberikan pendampingan dan koreksi apabila masih terdapat langkah yang kurang tepat sehingga seluruh peserta dapat memahami teknik yang benar.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para pasien aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menjawab pertanyaan yang diberikan, serta berpartisipasi dalam sesi diskusi dan evaluasi. Melalui pendekatan yang komunikatif dan sederhana, pasien tampak lebih mudah memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai salah satu langkah utama dalam mencegah penularan penyakit selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Melalui kegiatan PKRS bertema CERIA ini, diharapkan pasien tidak hanya memahami konsep hand hygiene, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan mencuci tangan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari selama menjalani perawatan. Selain memberikan manfaat bagi pasien, kegiatan ini juga mendukung program pencegahan dan pengendalian infeksi rumah sakit, meningkatkan keselamatan pasien maupun tenaga kesehatan, serta menjadi sarana bagi mahasiswa profesi ners untuk mengembangkan kemampuan edukasi kesehatan dan komunikasi terapeutik kepada pasien.

Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif mengikuti penyuluhan serta dokumentasi bersama antara pasien, tenaga kesehatan, dan Kelompok Ruang Jatayu 2 Ners Muda Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Penulis : Faiz Wildan Anshory

Editor : Nasya Puspita (Airlangga Nursing Journalist)