
NERS NEWS – Kepedulian terhadap pasien kanker kembali diwujudkan melalui kegiatan edukatif dan suportif bertajuk “LUKIS: Langkah Utuh Kembangkan Inspirasi bagi Pasien Kanker”yang diselenggarakan oleh Kelompok 4 Mahasiswa Profesi Ners Univrsitas Airlangga. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi asuhan keperawatan holistik yang tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga pada kesehatan psikologis dan emosional pasien. Dalam kegiatan ini, mahasiswa membawakan materi utama mengenai self-acceptance (penerimaan diri), body image (citra tubuh), dan afirmasi positif. Materi ini dipilih karena pasien kanker sering mengalami perubahan fisik akibat penyakit maupun terapi, seperti kemoterapi, yang dapat memengaruhi kepercayaan diri dan kondisi psikologis.
Melalui sesi edukasi dan diskusi interaktif, pasien diajak untuk Memahami pentingnya menerima kondisi diri sebagai bagian dari proses penyembuhan, membangun citra tubuh yang lebih positif dan melatih afirmasi positif sebagai bentuk penguatan diri. Sesi afirmasi dilakukan bersama-sama, di mana pasien diajak mengucapkan kalimat-kalimat penguatan seperti “Saya berharga,” “Saya kuat menjalani proses ini,” dan “Saya tidak sendiri.” Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh empati, dan menyentuh secara emosional.
Sebagai bentuk inovasi, Kelompok 4 juga menghadirkan “Pohon Harapan”, sebuah media interaktif di mana pasien menuliskan harapan, doa, dan motivasi mereka pada lembaran kertas berbentuk daun, lalu menempelkannya pada pohon simbolis yang telah disediakan. Pohon ini menjadi lambang semangat, ketahanan, dan pertumbuhan harapan di tengah perjuangan melawan kanker. Inovasi ini tidak hanya menjadi media ekspresi emosional, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antar pasien. Salah satu pasien menyampaikan, “Saya merasa lebih lega setelah menuliskan harapan saya. Melihat daun-daun harapan yang lain, saya jadi tahu bahwa kami semua sedang berjuang bersama.”

Kegiatan LUKIS ini dilaksanakan di bawah bimbingan Pembimbing Akademik, Rifky Octavia Pradipta, S.Kep., Ns., M.Kep serta Pembimbing Klinik, Esa Rilasti, S.Kep., Ns. Arahan dan supervisi dari kedua pembimbing memastikan kegiatan berjalan secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan prinsip praktik keperawatan profesional. Melalui program LUKIS, Mahasiswa Profesi Ners membuktikan bahwa perawat memiliki peran penting sebagai pendamping emosional, pemberi motivasi, dan fasilitator harapan bagi pasien. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan dampak positif jangka panjang serta menjadi inspirasi bagi pengembangan inovasi pelayanan keperawatan yang lebih humanis dan berpusat pada pasien.
Dengan semangat empati dan kepedulian, LUKIS menjadi bukti bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan dengan ketulusan mampu melukis harapan besar bagi para pejuang kanker.
Penulis: Ilma Amalia akartika
Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)





