
NERS NEWS — Kementerian Kajian Isu Strategis dan Advokasi BEM Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga menyelenggarakan Diskusi Publik 2026 bertema “Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era Digital: Tantangan Tata Kelola, Etika, dan Profesionalisme” pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Gedung Kuliah Bersama, Unair Kampus C. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta tentang tantangan etika pelayanan kesehatan di era digital melalui penyampaian materi dan Focus Group Discussion (FGD).
Kegiatan terbagi menjadi dua sesi, yaitu penyampaian materi dan FGD. Pada sesi pertama, narasumber memaparkan materi tentang etika bagi perawat di tengah perkembangan teknologi. Pada sesi kedua, peserta berdiskusi dalam kelompok, lalu mempresentasikan hasil FGD mereka.Diskusi Publik 2026 menghadirkan Dr. Misutarno, S.Kep., Ns., M.Kep., sebagai narasumber dan Kamila Risqi, Duta FKp Unair, sebagai moderator. Dari kurang lebih 150 peserta, selain berasal dari Fakultas Keperawatan, beberapa peserta juga berasal dari fakultas non-keperawatan, salah satunya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta tentang tantangan etika pelayanan kesehatan di era digital, sekaligus melatih cara berpikir kritis melalui sesi diskusi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Dalam sesi materi, Dr. Misutarno menekankan pentingnya etika bagi perawat. “Pada era digital seperti ini, perawat tetap harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip etika untuk mendukung pelayanan kesehatan,” ujarnya. Suasana FGD berlangsung hidup dan penuh argumentasi. Darmawira, peserta dari fakultas non-keperawatan, mengaku terkesan. “Saya terkesan dengan penyampaian hasil FGD oleh teman-teman. Tidak terasa, tensinya hampir kayak lomba debat,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan peserta tentang etika dan profesionalisme pelayanan kesehatan di era digital meningkat. Kegiatan ini juga diharapkan memberi bekal bagi mahasiswa kesehatan untuk menerapkannya dalam praktik pelayanan kesehatan.
Penulis: Luqyana Utari





