Edukasi Latihan Batuk Efektif untuk Pasien Pneumonia di Ruang IRNA 5A Graha Trimed

NERS NEWS — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan 49 Periode Ganjil 2026/2027 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sukses menggelar kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) pada Kamis (24/09/2026). Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di Ruang Perawatan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) dengan mengangkat topik “Edukasi Latihan Batuk Efektif pada Pasien Pneumonia”. 

Kegiatan yang berlangsung selama 15 menit ini diinisiasi oleh Kelompok 1 Angkatan 49 di bawah bimbingan dosen pembimbing akademik Hidayat Arifin, S.Kep., Ns., M.Kep., PhD

dan pembimbing klinik Nina Yaroh U., S.Kep., Ns. Edukasi ditujukan kepada keluarga pasien dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai teknik batuk efektif, sehingga keluarga mampu memberikan dukungan kepada pasien dalam membantu mengeluarkan sputum dan mempertahankan kebersihan jalan napas.

Kegiatan diawali oleh Kurnianingtyas Novikasari M., S.Kep. selaku moderator yang membuka kegiatan dengan salam, memperkenalkan anggota tim ners muda, serta menyampaikan tujuan dan waktu pelaksanaan edukasi. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Sabrina Restu Maharani, S.Kep. dan Yusuf Rayhan Sameer, S.Kep. secara komunikatif dan mudah dipahami oleh peserta.

Dalam pemaparannya, tim penyaji menjelaskan pengertian batuk efektif, tujuan dan manfaat latihan batuk efektif, cara melakukan batuk efektif yang benar, hal-hal yang perlu diperhatikan, serta langkah-langkah melakukan batuk efektif. Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai etika batuk sebagai bagian penting dalam menjaga kebersihan dan membantu mengurangi risiko penyebaran infeksi saluran pernapasan.

“Latihan batuk efektif dilakukan secara terkontrol dan terarah agar sekret dapat dikeluarkan secara maksimal tanpa menyebabkan kelelahan yang berlebihan. Dukungan keluarga juga penting untuk membantu dan mengingatkan pasien dalam melakukan teknik batuk efektif dengan benar,” jelas tim penyaji dalam kegiatan edukasi.

Untuk mempermudah pemahaman peserta, tim Ners muda juga membagikan leaflet yang berisi informasi mengenai teknik batuk efektif, langkah-langkah pelaksanaannya, hal-hal yang perlu diperhatikan, serta etika batuk. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai cara membantu pasien melakukan batuk efektif. Sesi interaksi dengan peserta difasilitasi oleh Aqso Al Falistin, S.Kep.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi pemahaman melalui tanya jawab sederhana. Peserta diminta untuk menjelaskan kembali tujuan dan langkah-langkah dasar batuk efektif serta etika batuk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta dapat memahami materi yang telah disampaikan dan mampu menyebutkan kembali beberapa poin penting mengenai latihan batuk efektif. Kegiatan diakhiri dengan penyampaian kesimpulan dan ucapan terima kasih kepada peserta oleh moderator. Seluruh rangkaian kegiatan dicatat oleh Nonie Decyeka, S.Kep. selaku notulensi, didokumentasikan oleh Andini Irdana, S.Kep., serta dipantau oleh Nurul Jannah, S.Kep. selaku observer.

Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan keluarga dapat berperan aktif dalam mendukung pasien melakukan latihan batuk efektif dan menerapkan etika batuk selama masa perawatan. Edukasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan keluarga sehingga mampu memberikan dukungan yang tepat dalam membantu pasien menjaga kebersihan jalan napas dan menunjang proses pemulihan.

Penulis: Andini Irdiana Putri