
NERS NEWS — Mahasiswa praktik keperawatan Kelompok C2 melaksanakan kegiatan PKRS mengenai manajemen nutrisi pasca operasi kepada pasien dan keluarga pasien di IRNA 3 Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasien dalam mendukung proses pemulihan setelah tindakan operasi.
Kegiatan PKRS ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang membahas pentingnya manajemen nutrisi pasca operasi, termasuk jenis makanan yang dianjurkan, pola makan yang tepat, serta peran nutrisi dalam mempercepat penyembuhan luka dan mencegah komplikasi. Penyampaian materi dilakukan secara langsung dengan menggunakan media leaflet dan metode komunikasi interaktif agar mudah dipahami serta memberikan kesempatan kepada pasien dan keluarga untuk berdiskusi bersama.
Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa praktik keperawatan Kelompok C2 di bawah bimbingan tenaga kesehatan Rumah Sakit Universitas Airlangga. Penyuluhan dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di ruang tunggu IRNA 3 dan dihadiri oleh pasien dan keluarga pasien.
Pelaksanaan penyuluhan kesehatan ini bertujuan agar pasien dan keluarga dapat memahami serta mampu menerapkan manajemen nutrisi pasca operasi secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pengaturan pola makan yang tepat, pasien dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah terjadinya komplikasi akibat kekurangan nutrisi. Melalui penyuluhan ini diharapkan pasien dan keluarga dapat mendukung proses penyembuhan luka dengan lebih optimal, mengurangi risiko terjadinya komplikasi, serta mempercepat pemulihan kondisi kesehatan setelah menjalani tindakan operasi.
Kegiatan penyuluhan sejalan dengan Sustainable Development Goals, yaitu SDGs 3 Good Health and Well-Being, yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui edukasi manajemen nutrisi pasca operasi, pasien dan keluarga dibekali pengetahuan yang dapat membantu mempercepat proses pemulihan, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup setelah perawatan.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan pasien dan keluarga dapat lebih memahami pentingnya manajemen nutrisi pasca operasi sehingga proses pemulihan berjalan optimal. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pencapaian SGDs di bidang kesehatan.
Penulis : Nabila Fayyaz Ariefani





