Edukasi Terpadu Kesehatan Keluarga: Hipertensi, Stroke, Dan Kb Oleh Mahasiswa Profesi Ners Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat

NERS NEWS – Kegiatan edukasi kesehatan dengan tema “Edukasi Terpadu Kesehatan Keluarga: Hipertensi, Stroke, dan Keluarga Berencana (KB)” telah terlaksana pada Minggu, 08 Maret 2026 pukul 09.00 WIB di Balai RW 02 Kelurahan Kalijudan, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh warga Pasangan Usia Subur (PUS) di lingkungan RW 02 dengan penuh antusiasme. Acara diawali dengan pembukaan dan pengenalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga melalui pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan stroke serta pemahaman mengenai program keluarga berencana. Tim pelaksana menyampaikan materi menggunakan media edukasi berupa poster dan leaflet agar informasi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi simulasi hipertensi menggunakan media replika pembuluh darah untuk menggambarkan proses terjadinya peningkatan tekanan darah dalam tubuh.

Selama kegiatan berlangsung, suasana edukasi berjalan interaktif. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, serta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan terkait cara pencegahan hipertensi, tanda-tanda stroke, hingga pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan. Untuk meningkatkan partisipasi peserta, panitia juga memberikan doorprize kepada peserta yang berani bertanya atau menjawab pertanyaan, sehingga kegiatan menjadi lebih hidup dan komunikatif.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Kelompok 1, 2, dan 3 Gelombang 2 Stase Komunitas dan Keluarga yang melaksanakan praktik komunitas di wilayah Kelurahan Kalijudan Kota Surabaya. Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa profesi ners sebagai edukator dan fasilitator, serta warga usia subur sebagai peserta kegiatan. Kegiatan ini juga mendapat bimbingan dari Waji, S.Kep., Ns. selaku pembimbing klinik dari Puskesmas Kalijudan, serta pembimbing akademik yaitu Prof. Ferry Efendi, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D., Sylvia Dwi Wahyuni, S.Kep., Ns., M.Kep., dan Aziz Nashiruddin Habibie, S.Kep., Ns., M.Kep. Kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan keluarga secara menyeluruh.

Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi, pengenalan tanda dan gejala stroke secara dini, serta pemahaman mengenai penggunaan metode kontrasepsi dalam program keluarga berencana. Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini didasari oleh masih tingginya risiko penyakit tidak menular di masyarakat, khususnya hipertensi yang sering kali tidak disadari karena tidak menimbulkan gejala namun dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke. Selain itu, masih terdapat keterbatasan informasi mengenai pemilihan metode kontrasepsi yang tepat sesuai kondisi kesehatan.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif yang dilakukan mahasiswa profesi ners kepada masyarakat. “Kami berharap melalui kegiatan edukasi ini masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga tekanan darah, mengenali tanda-tanda stroke sejak dini, serta mampu memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat, melakukan deteksi dini penyakit, serta mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga kesehatan keluarga. Edukasi kesehatan seperti ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Nadia Ayuningtyas – Profesi Ners Stase Komunitas dan Keluarga

Editor: Raffa Nadiya Primatiana (Airlangga Nursing Journalist)