
NERS NEWS— Jumat, 14 Agustus 2026 – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Enam Gerakan Ajaib: Rahasia Tangan Bersih dan Sehat” di SD Al-Islam Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kota Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik klinik Stase Komunitas dan Keluarga Gelombang 1 Profesi Ners Angkatan 48 yang dilaksanakan melalui Puskesmas Kalijudan. Sasaran kegiatan adalah siswa dan siswi kelas 1 SD Al-Islam.
Kegiatan penyuluhan dilaksanakan sebagai upaya promotif dan preventif untuk membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini, khususnya melalui penerapan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Materi yang diberikan meliputi pengertian cuci tangan pakai sabun, manfaat mencuci tangan dengan sabun, dampak buruk tidak mencuci tangan, enam langkah mencuci tangan dengan benar, serta waktu-waktu penting untuk mencuci tangan.
Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi, praktik bersama, serta tanya jawab. Penyampaian materi didukung oleh media PowerPoint, video edukasi enam langkah cuci tangan, poster edukasi, serta sabun cuci tangan yang digunakan dalam kegiatan praktik. Peserta mengikuti demonstrasi enam langkah cuci tangan dan kemudian mempraktikkannya secara bersama-sama dengan pendampingan fasilitator. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB bertempat di SD Al-Islam Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kota Surabaya. Peserta kegiatan adalah siswa dan siswi kelas 1 yang berjumlah 26 siswa.
Materi yang diberikan menekankan bahwa mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat yang dapat membantu membersihkan tangan sekaligus memutus rantai penularan kuman. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai manfaat CTPS dalam mencegah berbagai penyakit, termasuk diare dan infeksi saluran pernapasan, serta pentingnya membersihkan seluruh bagian tangan secara menyeluruh. Enam gerakan yang diajarkan meliputi menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ujung jari, ibu jari, serta ujung tangan dan jari dengan telapak tangan.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan siswa selama proses edukasi dan praktik. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mengikuti demonstrasi dan mempraktikkan gerakan enam langkah mencuci tangan secara bersama-sama. Kegiatan praktik menjadi bagian penting dalam penyuluhan karena peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai cara melakukan CTPS dengan benar.
Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Dr. Makhfudli, S.Kep., Ns., M.Ked.Trop., Prof. Ferry Efendi, S.Kep.Ns., M.Sc., PhD, Dr. Eka Mishbahatul M.H., S.Kep., Ns., M.Kep. selaku pembimbing akademik serta Waji, S.Kep., Ns. selaku pembimbing klinik. Melalui kegiatan promotif dan preventif ini, mahasiswa turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit, SDGs 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penyampaian edukasi kesehatan yang mudah dipahami oleh masyarakat, serta SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan promotif dan preventif ini, mahasiswa diharapkan dapat mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah. Pengetahuan yang diperoleh melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, sehingga kebiasaan mencuci tangan dengan sabun menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari siswa.
Penulis: Agustin Novianatasari





