
NERS NEWS — Surabaya, 12 Juli 2026 — Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) memberangkatkan delegasi mahasiswa dan dosen dalam program Student Outbound ke Japanese Red Cross Kyushu International College of Nursing (JRCKICN), Jepang, sebagai upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan keperawatan dan memperluas pengalaman akademik serta budaya di lingkungan pendidikan keperawatan internasional.
Program Student Outbound ini akan diikuti oleh delegasi Fakultas Keperawatan Unair yang terdiri atas dua dosen pendamping, yaitu Dr. Abu Bakar, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.M.B. dan Dr. Sriyono, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.M.B., serta tiga mahasiswa, yaitu Talitha Maulia Nada, Sandrina Humairah, dan Muhammad Rayhan Ricardi Sudrajat. Selama program berlangsung, delegasi akan mengikuti berbagai kegiatan akademik dan budaya, meliputi perkuliahan, diskusi ilmiah, praktik laboratorium dan simulasi keperawatan, kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan, serta pertukaran budaya bersama mahasiswa dan dosen JRCKICN.
Kegiatan yang dilaksanakan di Japanese Red Cross Kyushu International College of Nursing, Jepang, ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta mengenai sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan, meningkatkan kompetensi profesional, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan adaptasi lintas budaya. Selain itu, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi internasional antara Fakultas Keperawatan Unair dan JRCKICN dalam bidang pendidikan keperawatan. Pelaksanaan kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3: Good Health and Well-Being, SDGs 4: Quality Education, dan SDGs 17: Partnerships for the Goals.
Melalui program Student Outbound ini, Fakultas Keperawatan Unair diharapkan dapat terus memperluas kesempatan pembelajaran internasional bagi mahasiswa dan dosen, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan keperawatan di tingkat global. Pengalaman akademik, profesional, dan budaya yang diperoleh selama program diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kualitas pendidikan keperawatan serta mendukung pencapaian SDGs secara berkelanjutan.
Penulis: Talitha Maulia Nada





