
NERS NEWS — Mahasiswa Univertas Airlangga Kembali ukir prestasi gemilang dengan raih pendanaan PKM RE. Keberhasilan merupakan hasil kerja keras tim mahasiswa yang terdiri dari M. Zain Hisyam Al Fikri Zuhdi (Fakultas Keperawatan A’25), Desiva Frisillia Afanty (Farmasi A’25), Abdullah Imam Abdul Rahman (Fakultas Keperawatan A’25), Alya Nur Azizah (FKM A’25), dan Fisti Nisa Nur Azizah (FK A’25). Informasi tersebut diumumkan secara online dengan mengakses Website Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Jumat 22 Mei 2026.
Tim ini memilih Program Kreativitas Mahasiswa yang berfokus pada penelitian di bidang Eksakta (seperti fisika, kimia, biologi, atau matematika). Setelah menentukan tema yang diambil mereka mulai menyusun proposal dengan judul ‘Film Hidrokoloid Inovatif Berbasis Pektin, Maizena, dan Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis) Untuk Wounddressing Applications’. Abdullah selaku salah satu anggota tim menyatakan ide ini didapat ketika mereka sedang mencari solusi untuk mewujudkan greener and better healthcare for the future. Selain itu, Abdullah menjelaskan, “Kami berupaya mengembangkan wound dressing menggunakan biopolimer alami, yaitu maizena, yang dicampur dengan zat alami bersifat regeneratif, yaitu ekstrak daun teh hijau”.
Dalam menyusun proposal ini, tim dibantu oleh Prof. apt. Rr. Retno Widyowati, S.Si., M.Pharm., Ph.D selaku Dosen Pembimbing. Setelah pengumuman, tim akan mulai dimbimbing secara intensif untuk mulai melakukan penelitian yang telah mereka rancang bersama dosen pembimbing mereka. Pendanaan yang berhasil mereka dapat akan digunakan sepenuhnya untuk mewujudkan produk yang telah mereka rancang, sehingga nantinya dapat digunakan sebagai wounddressing applications secara umum.
Melalui keberhasilan ini, para mahasiswa telah berkontribusi dalam pelaksanaan progam Sustainable Development Goals (SDGs) Universitas Airlangga yang ke sembilan terkait Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Produk buatan mereka merupakan sebuah barang inovatif untuk masa depan dunia kesehatan. Melalui pendanaan ini, harapannya ide yang mereka susun mampu berkembang dan terwujud dengan baik.
Penulis: Salma Ayu Pramesti
Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)





