
Foto: Fadilatul Azzahra
NERS NEWS — Kamis, 30 April 2026 — Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan CoLEN (Collaborative Learning for Nurses) melalui program Visit Komunitas pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini merupakan Program yang melibatkan mahasiswa student inbound serta dosen dari Faculty of Nursing, Princess of Naradhiwas University (PNU), Thailand.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam praktik keperawatan berbasis komunitas sekaligus memperkuat kolaborasi internasional melalui pengalaman langsung di lapangan. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke program RINI (1 RW 1 Nakes), yaitu program pelayanan kesehatan masyarakat yang menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Dalam pelaksanaan program tersebut, kegiatan didukung oleh kader kesehatan setempat serta melibatkan mahasiswa keperawatan yang sedang praktik. Mahasiswa dari PNU turut melakukan observasi, berinteraksi dengan masyarakat, serta berbincang untuk bertukar pengalaman yang difasilitasi oleh dosen FKp Unair dan Student Ambassador. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi dan membandingkan sistem pelayanan kesehatan komunitas di Indonesia dan Thailand.
Menariknya, mahasiswa PNU menyampaikan bahwa program serupa di Thailand umumnya dijalankan oleh tenaga kesehatan publik atau komunitas, bukan oleh perawat. Hal ini menjadi pengalaman baru bagi mereka, sehingga keterlibatan langsung perawat dalam pelayanan komunitas di Indonesia dinilai memberikan nilai tambah dan pengalaman yang menyenangkan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Setelah kegiatan di komunitas, rangkaian acara dilanjutkan dengan kunjungan ke Puskesmas Kalijudan, Surabaya. Peserta diajak berkeliling untuk mengenal berbagai layanan yang tersedia, mulai dari poli pelayanan hingga fasilitas laboratorium. Dalam kunjungan tersebut, peserta juga berkesempatan menyaksikan praktik keperawatan komplementer berupa terapi akupuntur.
Kegiatan ini menumbuhkan ketertarikan peserta, yang terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, seperti proses menjadi praktisi keperawatan komplementer, kebutuhan pelatihan khusus, serta implementasi terapi tradisional dalam sistem layanan kesehatan. Selain itu, peserta juga mengungkapkan kekaguman terhadap fasilitas Puskesmas Kalijudan yang dinilai besar, lengkap, dan terintegrasi.
Tidak hanya itu, interaksi lintas budaya juga terjalin melalui diskusi mengenai sistem kesehatan di masing-masing negara. Peserta saling bertukar informasi, termasuk mengenai penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Indonesia yang mirip dengan yang digunakan di Thailand serta pendekatan pelayanan kesehatan di Thailand.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan pemahaman yang lebih luas mengenai praktik keperawatan komunitas, meningkatkan kompetensi lintas budaya, serta memperkuat peran perawat dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 (Good Health and Well-being) dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan berbasis komunitas, serta poin 4 (Quality Education) melalui pembelajaran kolaboratif dan internasional.
Penulis: Fadilatul Azzahra
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)





