
NERS NEWS — Sebagai bentuk pengabdian kepada Masyarakat, kelompok 2 kelas A4 angkatan 2024 Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) bertajuk GEMA GULA (Gerakan Masyarakat Peduli Gula Darah) di Balai RW 03 Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Selasa (9/6). Kegiatan ini mengusung tema edukasi pencegahan dan pengendalian diabetes melitus melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kadar gula darah. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko diabetes melitus serta mendorong penerapan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta yang diikuti oleh warga dewasa dan lansia RW 03 Kelurahan Tanah Kali Kedinding. Acara kemudian dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana Widya Yulianti dan perwakilan dari RW 03 Kelurahan Tanah Kali Kedinding.
Sebelum memasuki sesi materi, peserta terlebih dahulu mengisi pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mengenai diabetes melitus dan pengendalian gula darah. Suasana kegiatan semakin interaktif melalui sesi ice breaking yaitu games edukatif yang berisi pertanyaan seputar materi kesehatan yang dipandu oleh panitia. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan partisipasi peserta, tetapi juga menjadi media evaluasi pemahaman Selanjutnya, mahasiswa memaparkan materi menggunakan media PowerPoint, leaflet, dan poster edukasi yang membahas pengertian diabetes melitus, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi diabetes, batas aman konsumsi gula harian, pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pentingnya pemeriksaan gula darah secara berkala.
Materi yang disampaikan merupakan integrasi dari mata kuliah Keperawatan Klien Dewasa, Konsep Keperawatan Komunitas, dan Sistem Informasi Keperawatan. Selain memberikan edukasi mengenai pencegahan diabetes melitus, mahasiswa juga memperkenalkan konsep “Isi Piringku”, pentingnya membatasi konsumsi gula sesuai anjuran kesehatan, serta upaya perawatan mandiri bagi individu yang telah terdiagnosis diabetes.
Pada sesi praktik, peserta mengikuti demonstrasi dan redemonstrasi senam kaki diabetes yang dipandu oleh mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan aktivitas fisik sekaligus memberikan keterampilan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu menjaga sirkulasi darah dan mencegah komplikasi diabetes.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi tanya jawab dan games edukatif berlangsung. Banyak peserta aktif bertanya mengenai pola makan yang tepat bagi penderita diabetes, batas aman konsumsi gula, hingga cara menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengisian post-test sebagai evaluasi peningkatan pengetahuan peserta setelah menerima materi edukasi.
Acara selanjutnya diisi dengan pemberian penghargaan kepada peserta aktif dan pemenang games edukatif. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat oleh ketua pelaksana kepada perwakilan RW 03 Kelurahan Tanah Kali Kedinding sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama pelaksanaan program. Setelah itu, seluruh peserta dan panitia mengikuti sesi dokumentasi bersama.
Sebagai rangkaian penutup kegiatan, panitia menyelenggarakan pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) menggunakan glukometer digital untuk deteksi dini dan pemantauan kesehatan masyarakat. Hasil pemeriksaan disampaikan langsung kepada peserta disertai edukasi mengenai interpretasi hasil dan anjuran menjaga pola hidup sehat. Melalui kegiatan GEMA GULA, mahasiswa berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kadar gula darah, menerapkan pola hidup sehat, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan guna mencegah dan mengendalikan diabetes melitus di lingkungan masyarakat.
Penulis: Kistrian Lintang Kalyana Tantri





