
NERS NEWS – Mahasiswa Kelompok B3 Praktik Klinik Keperawatan Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai pneumonia di Poli Anak Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) pada Kamis, 9 April pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 20 peserta yang terdiri dari pasien anak dan pendampingnya, dengan fokus pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penyakit pneumonia dan langkah pencegahannya. Penyuluhan dilaksanakan secara terstruktur dengan penyampaian materi utama mengenai pneumonia sebagai salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang sering terjadi pada anak.
Mahasiswa menjelaskan pengertian pneumonia secara umum, yaitu infeksi yang menyerang paru-paru dan dapat disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur. Selain itu, dijelaskan pula berbagai penyebab yang berpotensi memicu terjadinya pneumonia, termasuk kondisi lingkungan, daya tahan tubuh yang menurun, serta paparan asap rokok. Dalam kegiatan tersebut, pasien di Poli Anak juga diberikan pemahaman terkait tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, seperti demam tinggi, batuk berkepanjangan, napas cepat atau sesak, serta adanya tarikan dinding dada pada anak. Penjelasan ini bertujuan agar orang tua mampu mengenali kondisi berbahaya sejak dini. Tidak hanya itu, mahasiswa juga menyampaikan langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika anak menunjukkan gejala tersebut, seperti segera membawa ke fasilitas kesehatan terdekat serta tidak melakukan penanganan secara sembarangan tanpa anjuran tenaga medis.

Materi yang disampaikan turut mencakup faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya pneumonia pada anak, di antaranya status gizi yang kurang, riwayat penyakit sebelumnya, lingkungan yang kurang bersih, serta kurangnya imunisasi. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya menjaga kesehatan anak melalui pola hidup bersih dan sehat, serta pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kelompok B3 Praktik Klinik Keperawatan Universitas Airlangga yang terdiri dari Farrel Aulia Revyanto, Windy Dwi Apriliani, Marsa Elma Saputri, dan Ananda Magfira Nurochmah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Poli Anak RSUA dengan suasana yang kondusif dan partisipasi aktif dari para peserta. Antusiasme terlihat dari banyaknya pasien yang memperhatikan saat materi disampaikan, serta terdapat peserta yang bersedia bercerita tentang pengalamannya saat sedang mengidap pneumonia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan peran sebagai pemberi asuhan keperawatan, tetapi juga sebagai edukator dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Penyampaian informasi yang komunikatif dan mudah dipahami menjadi salah satu kunci keberhasilan kegiatan, sehingga pesan yang diberikan dapat diterima dengan baik oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan yang tepat terkait pencegahan dan penanganan pneumonia pada anak. Dengan meningkatnya pemahaman, diharapkan angka kejadian serta dampak yang ditimbulkan oleh penyakit ini dapat diminimalkan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam menjamin kehidupan sehat dan kesejahteraan bagi semua usia.
Penulis: Windy Dwi Apriliani





