NERS NEWS — Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi Sensori bagi pasien di Ruang Flamboyan Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung aktivitas bercerita, menggambar, dan mewarnai ini bertujuan membantu pasien mengekspresikan perasaan, meningkatkan kemampuan berinteraksi, serta mengoptimalkan fungsi persepsi sensori melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.
Sebagai bagian dari praktik keperawatan jiwa, mahasiswa Profesi Ners Angkatan B27 Kelompok 1/D1 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) dengan tema “Stimulasi Persepsi Sensori: Menggambar pada Pasien Halusinasi” di Ruang Flamboyan RSJ Menur pada Jum’at, 19 Juni 2026 pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada pasien dalam menyalurkan ide, mengenali emosi, serta meningkatkan kemampuan komunikasi melalui media gambar dan cerita.
Gangguan kesehatan jiwa tidak hanya mempengaruhi kondisi emosional seseorang, tetapi juga dapat berdampak pada kemampuan berkomunikasi, berinteraksi sosial, serta mengekspresikan pikiran dan perasaannya. Oleh karena itu, diperlukan berbagai pendekatan terapeutik yang mampu memberikan stimulasi positif sekaligus mendukung proses rehabilitasi pasien secara menyeluruh.
Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak untuk menggambar dan mewarnai sesuai kreativitas masing-masing, kemudian menceritakan hasil karya yang telah dibuat kepada anggota kelompok lainnya. Aktivitas tersebut tidak hanya melatih kemampuan persepsi sensori dan konsentrasi, tetapi juga mendorong pasien untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan terapi, mulai dari memperkenalkan diri, mengenal teman dalam kelompok, mengungkapkan perasaan, hingga menjelaskan gambar yang telah dibuat. Keberhasilan kegiatan terlihat dari kemampuan peserta dalam berpartisipasi secara aktif dan mengekspresikan diri dengan lebih baik selama sesi berlangsung.
Selain memberikan manfaat terapeutik bagi pasien, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu keperawatan jiwa secara langsung. Melalui pendekatan yang kreatif dan komunikatif, mahasiswa berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung proses pemulihan pasien sehingga dapat mengembangkan kemampuan sosial dan emosional secara optimal. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being) melalui upaya peningkatan kesehatan mental dan kesejahteraan pasien, serta SDGs 4 (Quality Education) melalui penerapan edukasi dan terapi yang mendorong pengembangan kemampuan individu secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori ini, diharapkan pasien mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, interaksi sosial, serta mengekspresikan perasaan secara positif melalui kegiatan kreatif. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa Profesi Ners Universitas Airlangga dalam mendukung proses rehabilitasi dan pemulihan kesehatan jiwa pasien di Rumah Sakit Jiwa Menur.
Penulis: Beta Ceria Tamariska





