

NERS NEWS — Pada tanggal 13 Maret 2026, dilaksanakannya kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit dengan tema materi Penyakit Diabetes Melitus yang dilakukan langsung oleh Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga bersama dengan para pasien rawat jalan di Puskesmas Kalijudan Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan pengetahuan secara umum kepada pasien rawat jalan sehingga para audiens dapat mempertahankan fungsi fisik dan kesehatannya secara optimal. Melalui kegiatan promosi kesehatan ini, mahasiswa mengajak audiens untuk mengenal beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk mengoptimalkan kadar gula dalam darah. Penyakit Diabetes Mellitus, atau yang kerap dijuluki sebagai The Silent Killer. Sebagai mahasiswa kesehatan menekankan bahwa diabetes bukan sekadar angka gula darah yang tinggi, melainkan sebuah alarm bagi tubuh untuk menata ulang gaya hidup yang selama ini terabaikan.
Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di bawah bimbingan dosen pembimbing akademik, Dr Makhfudli S.Kep., Ns., M.Ked. dan pembimbing klinik, Waji S.Kep., Ns. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan membantu para peserta untuk penyebaran informasi, melainkan sebuah instrumen strategis untuk mentransformasi perilaku pasif masyarakat menjadi gaya hidup yang preventif dan protektif. Selain itu, para mahasiswa juga menjelaskan kepada para lansia mengenai tujuan kegiatan yang dilakukan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh sejumlah 5 mahasiswa angkatan 2023 kelompok C3 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga yakni yang terdiri dari Anggita Junda Arnowi, Marsha Nayla Kurniawan, Nimas Sepa Ratu Besari, Dwi Indah Yudhianti, dan Zaky Azzam Mubarok.
Penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi pemahaman masyarakat tentang pola nutrisi diet gula, pentingnya aktivitas fisik, dan kepatuhan terapi farmakologi. Edukasi yang kami berikan diramu dengan pendekatan yang komprehensif, mencakup beberapa pilar pencegahan primer hingga sekunder. Penyuluhan ini bermanfaat bagi masyarakat agar tetap berhati-hati dalam menjaga pola makan, pentingnya medical check-up, dan menggugah pemahaman pencegahan diabetes di kalangan masyarakat. Penyuluhan yang kami berikan menggunakan leaflet yang lengkap dengan isi materi, menggunakan bahasa awam yang mudah dipahami sehingga mampu diterima dengan cepat penjelasan yang kami berikan. Di sini, pasien tidak hanya menerima informasi medis, tetapi juga dukungan emosional dari sesama penyintas.
Diharapkan setelah kegiatan ini berlangsung, kelompok masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Penyuluhan ini secara langsung memberikan motivasi pada pasien untuk patuh terhadap pengobatan jangka panjang dan kontrol rutin ke fasilitas kesehatan. Diharapkan juga dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan gula darah secara berkala, serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko diabetes. Puskesmas merupakan instrumen paling efektif dalam mengendalikan laju komplikasi Diabetes Melitus, dengan harapan masyarakat menjadikan puskesmas sebagai pusat informasi layanan kesehatan yang kredibel.
Penulis: Anggita Junda Arnowi





