
NERS NEWS — Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “ASI Lancar, Bayi Sehat: Edukasi tentang Pijat Oksitosin untuk Ibu Menyusui” di IRNA OBGYN Rumah Sakit Universitas Airlangga pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga pasien mengenai manfaat pijat oksitosin sebagai salah satu upaya mendukung kelancaran produksi ASI dan keberhasilan menyusui.
Kegiatan penyuluhan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian, manfaat, serta langkah-langkah pijat oksitosin yang dapat membantu merangsang refleks pengeluaran ASI. Setelah pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait proses menyusui serta cara memberikan dukungan kepada ibu menyusui. Suasana penyuluhan berlangsung interaktif sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan baik.
Penyuluhan yang berlangsung pukul 09.30–10.00 WIB ini diikuti oleh keluarga pasien yang berada di ruang IRNA OBGYN Rumah Sakit Universitas Airlangga. Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias menyimak materi yang disampaikan dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan peserta, panitia memberikan hadiah kepada peserta teraktif sebelum kegiatan ditutup oleh MC.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga pasien mengenai manfaat pijat oksitosin sebagai salah satu upaya mendukung keberhasilan pemberian ASI. Melalui edukasi yang diberikan, peserta diharapkan memahami pentingnya peran keluarga dalam memberikan dukungan kepada ibu menyusui sehingga proses menyusui dapat berlangsung lebih optimal. Peningkatan pemahaman mengenai kesehatan ibu dan bayi tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan kualitas kesehatan yang lebih baik di masyarakat.
“Penyuluhan mengenai pijat oksitosin ini diharapkan dapat menambah wawasan keluarga pasien tentang pentingnya dukungan terhadap ibu menyusui. Dengan pengetahuan yang baik, keluarga dapat berperan aktif membantu ibu dalam meningkatkan keberhasilan pemberian ASI sehingga kesehatan ibu dan bayi dapat terjaga secara optimal,” ujar Avrilia Fadila Rizki Utami selaku perwakilan kelompok. Kegiatan penyuluhan ini mendukung SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan pengetahuan keluarga mengenai pentingnya dukungan terhadap ibu menyusui serta pemanfaatan pijat oksitosin sebagai upaya mendukung kesehatan ibu dan bayi. Edukasi kesehatan yang diberikan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup ibu serta anak.
Kegiatan penyuluhan “ASI Lancar, Bayi Sehat: Edukasi tentang Pijat Oksitosin untuk Ibu Menyusui” berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme yang ditunjukkan selama kegiatan mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap edukasi kesehatan ibu dan anak. Diharapkan informasi yang telah diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendukung keberhasilan menyusui dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi.
Penulis: Yunita Alfiatus Sasta





