Mahasiswa Keperawatan Universitas Airlangga Berikan Edukasi PHBS Etika Batuk dan Bersin kepada Siswa SD

NERS NEWS — Pada hari Jumat, 18 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dalam rangka POKJA Anak Usia Sekolah dengan topik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya etika batuk dan bersin. Kegiatan dilaksanakan di SD Mabadiul Ulum, Gebang Putih, Kota Surabaya, dengan sasaran siswa-siswi kelas 6.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai pentingnya menerapkan PHBS, khususnya dalam melakukan etika batuk dan bersin yang benar sebagai salah satu upaya mencegah penularan penyakit pernapasan. Materi yang diberikan meliputi pengertian ISPA, cara penularan ISPA, pengertian PHBS, pengertian serta manfaat etika batuk dan bersin, waktu penerapan etika batuk dan bersin, langkah-langkah batuk dan bersin yang benar, serta 6 langkah mencuci tangan.

Penyampaian materi dilakukan secara ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, permainan, dan praktik langsung. Pemateri mendemonstrasikan cara menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam saat batuk dan bersin, cara membuang tisu dengan benar, serta 6 langkah mencuci tangan. Selanjutnya, siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung dan mengikuti permainan serta kuis untuk mengevaluasi pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi dalam sesi tanya jawab, permainan, serta praktik. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian kesimpulan, penguatan agar siswa membiasakan etika batuk dan bersin dalam kehidupan sehari-hari, serta dokumentasi bersama. Setelah kegiatan selesai, seluruh anggota kelompok melakukan operasi semut dengan membersihkan dan merapikan kembali lokasi kegiatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu menerapkan etika batuk dan bersin dengan benar serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, sehingga dapat membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit pernapasan di lingkungan sekitar.

Penulis: Sekar Ayu Cahyani