Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Stase Keperawatan Medikal Bedah (KMB) Kelompok 4 Laksanakan PKRS tentang Persiapan Rawat Luka Pasca Operasi di Rumah

NERS NEWS — Surabaya – Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Stase Keperawatan Medikal Bedah (KMB) Kelompok 4 sukses melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) pada Jumat, 17 April 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Ruang OK Graha Trimed Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) dengan sasaran pasien dan keluarga pasien. Tema yang diangkat adalah “Persiapan Rawat Luka Pasca Operasi di Rumah” sebagai upaya nyata dalam mencegah infeksi luka operasi (ILO) dan meningkatkan kualitas pemulihan pasien setelah pulang dari rumah sakit.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Aulia Fachrun Nisa, yang memandu jalannya acara serta sesi interaksi dengan audiens. Penyampaian materi inti dilakukan oleh Armina Latifatul Asna dan Aya Selvira Varella. Materi yang dipaparkan mencakup:

  • Pengertian luka operasi sebagai hasil tindakan pembedahan untuk tujuan terapeutik.
  • Tujuan perawatan luka, yaitu menjaga kebersihan, mencegah infeksi, dan mempercepat penyembuhan.
  • Tanda dan gejala infeksi yang perlu diwaspadai, seperti kemerahan, bengkak, nyeri meningkat, munculnya nanah, hingga demam.
  • Langkah-langkah perawatan mandiri mulai dari teknik mencuci tangan yang benar hingga cara mengganti balutan secara aseptik di rumah.
  • Kriteria kapan pasien harus segera kembali ke fasilitas kesehatan, terutama jika terjadi perdarahan hebat atau jahitan terlepas.

Edukasi ini didukung dengan media informasi berupa leaflet dan power point untuk memudahkan peserta memahami prosedur perawatan secara visual.

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pencegahan komplikasi pasca bedah, SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) bagi mahasiswa praktikan, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) antara Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dengan RSUA.

Selama kegiatan berlangsung, suasana sangat interaktif dan kondusif. Peserta terlihat antusias, terutama saat sesi tanya jawab mengenai alat-alat sederhana yang bisa digunakan di rumah serta cara menjaga luka agar tetap kering selama mandi. Seluruh anggota kelompok 4 menjalankan tugasnya dengan baik sehingga acara berjalan tertib.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan pasien dan keluarga memiliki kemandirian dan kepercayaan diri dalam merawat luka operasi di rumah, sehingga risiko infeksi dapat ditekan dan proses pemulihan berjalan optimal.

Penulis: Awig Purbaningrum

Editor : Eva Khoirunnisa Adinta (Airlangga Nursing Journalist)