
NERS NEWS – Surabaya – Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Stase Profesi Keperawatan Dasar (PKD) Kelompok 5 melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di IRNA 3A Graha Trimed Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) dengan sasaran pasien dan keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan dengan mengangkat tema upaya menjaga keseimbangan cairan pada pasien yang mengalami mual dan muntah sebagai bentuk implementasi peran perawat dalam promosi kesehatan dan pencegahan komplikasi selama masa perawatan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Akhlisa Mahmudatunnisa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Yunita Dwi Nurhaliza dan Nandika Amelia Dewi Pratama. Kegiatan penyuluhan ini mengangkat topik mengenai upaya menjaga keseimbangan cairan pada pasien yang mengalami mual dan muntah dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien serta keluarga terkait pentingnya pemenuhan cairan untuk mencegah dehidrasi.
Materi yang disampaikan meliputi definisi dan klasifikasi mual muntah, penyebab mual dan muntah, pentingnya pemenuhan cairan, tanda dan gejala dehidrasi, cara pemberian cairan yang tepat, serta peran keluarga dalam memantau asupan cairan dan kondisi pasien. Edukasi ini diharapkan dapat membantu pasien dan keluarga dalam mencegah terjadinya dehidrasi serta mendukung proses penyembuhan pasien selama perawatan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata institusi pendidikan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan upaya promotif dan preventif di fasilitas pelayanan kesehatan, SDGs 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui implementasi pembelajaran berbasis praktik klinik, dan SDGs 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam kegiatan pengabdian dan promosi kesehatan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan dengan baik, tertib, dan interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam sesi diskusi serta tanya jawab. Beberapa pertanyaan yang diajukan antara lain mengenai jenis cairan yang dianjurkan saat pasien mengalami mual muntah, frekuensi pemberian cairan yang tepat, serta tanda-tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai. Pertanyaan tersebut dijawab secara langsung oleh pemateri dengan penjelasan yang mudah dipahami.
Kegiatan ini juga melibatkan seluruh anggota kelompok sesuai dengan pembagian tugas masing-masing, antara lain fasilitator, notulensi, time keeper, observer, dokumentator, dan logistik yang turut mendukung kelancaran kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan PKRS berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pasien dan keluarga mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga keseimbangan cairan, sehingga dapat mencegah dehidrasi serta mempercepat proses pemulihan pasien.
Penulis: Awig Purbaningrum dan Yuanisa Putri Pramestya
Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)






