Mahasiswa PKK Universitas Airlangga Gelar Edukasi Hipertensi di Puskesmas Kalijudan

NERS NEWS — Mahasiswa Praktik Klinik Keperawatan (PKK) kelompok B7-B8 kelas A2 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi di Puskesmas Kalijudan pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan dan pengendalian tekanan darah tinggi melalui edukasi kesehatan secara personal.

Kegiatan penyuluhan mengusung tema “Kenali Hipertensi: Cara Mencegah dan Mengontrol Tekanan Darah”. Berbeda dengan metode penyuluhan klasikal, edukasi dilakukan secara individual dengan mendatangi pasien yang sedang menunggu pelayanan kesehatan. Pendekatan ini dipilih untuk menciptakan komunikasi yang lebih interaktif sehingga pasien dapat menerima informasi dengan nyaman dan lebih mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan media leaflet sebagai sarana edukasi kesehatan. Materi yang disampaikan meliputi pengertian hipertensi, faktor risiko, tanda dan gejala, upaya pencegahan, serta cara mengontrol tekanan darah melalui penerapan pola hidup sehat. Media edukasi tersebut juga dapat digunakan pasien untuk membaca kembali informasi yang telah diberikan setelah kegiatan selesai.

Selama kegiatan berlangsung, pasien menunjukkan antusiasme yang baik terhadap materi yang diberikan. Beberapa pasien aktif berdiskusi mengenai kebiasaan sehari-hari yang berisiko meningkatkan tekanan darah, seperti konsumsi makanan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, serta pola istirahat yang kurang optimal. Interaksi dua arah yang terjalin membantu mahasiswa menyesuaikan penyampaian edukasi sesuai kebutuhan masing-masing pasien.

“Pendekatan personal membuat pasien lebih nyaman untuk berdiskusi terkait kondisi kesehatannya. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya deteksi dini dan pengendalian hipertensi,” ujar Arika Tri Wulandari selaku perwakilan mahasiswa PKK. Kegiatan edukasi kesehatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 yaitu Good Health and Well-being. Melalui penyuluhan mengenai hipertensi, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah preventif terhadap penyakit tidak menular. Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Edukasi kesehatan secara personal diharapkan dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien terkait hipertensi serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Penulis: Yunita Alfiatus Sasta