Mahasiswa Profesi Ners Unair Laksanakan PKRS “Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Seputar Diabetes Melitus” di Puskesmas Kenjeran

NERS NEWS — Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan B27 melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema “Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Seputar Diabetes Melitus” di Ruang Tunggu Puskesmas Kenjeran Kota Surabaya pada Rabu, 15 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien mengenai pengertian, klasifikasi, tanda dan gejala, faktor risiko, tanda bahaya, target gula darah pada pasien diabetes melitus, komplikasi, pencegahan, 4 pilar pengendalian diabetes melitus, hingga mitos dan fakta seputar diabetes melitus yang beredar di masyarakat.

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan bagian dari tugas mahasiswa Profesi Ners untuk memenuhi kompetensi keperawatan. Pelaksanaan kegiatan PKRS, dihadiri oleh pasien dan keluarga pasien, serta mahasiswa Profesi Ners Kelompok 2 Stase Komunitas dan Keluarga Gelombang 2 wilayah kerja Puskesmas Kenjeran dengan dosen pengampu Bapak Aziz Nashiruddin Habibie, S.Kep., Ns., M.Kep. selaku pembimbing akademik, dan Bapak Afif Nailil Huda, S.Kep., Ns. selaku pembimbing klinik.

Pendidikan kesehatan dilaksanakan melalui metode ceramah dan diskusi interaktif selama 30 menit dengan menggunakan media poster dan leaflet. Pendidikan kesehatan terkait mitos dan fakta seputar diabetes melitus (DM) yang selama ini beredar di masyarakat disampaikan dengan baik oleh pemateri. Pemateri menjelaskan materi secara sistematis, dimulai dari pengertian diabetes melitus, klasifikasi diabetes melitus, tanda dan gejala, faktor risiko, tanda bahaya, target gula darah pada pasien diabetes melitus, komplikasi, pencegahan, 4 pilar pengendalian diabetes melitus, hingga mitos dan fakta seputar diabetes melitus yang beredar di masyarakat. Pemateri menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami oleh peserta/audiens dan juga aktif berinteraksi dengan peserta/audiens, mengajukan pertanyaan, serta memberikan kesempatan untuk bertanya. Penyampaian materi yang komunikatif ini membuat peserta/audiens lebih memahami tentang mitos dan fakta seputar diabetes melitus.

Promosi kesehatan ini meluruskan berbagai anggapan keliru di masyarakat. Beberapa mitos seperti penderita diabetes dilarang total mengonsumsi karbohidrat, buah, atau camilan dijelaskan bahwa hal tersebut kurang tepat karena masih boleh dikonsumsi selama porsinya diatur sesuai kebutuhan gizi. Peserta juga diimbau untuk mewaspadai komplikasi akut maupun vaskuler, seperti penyakit jantung, kerusakan mata (retinopati), dan kerusakan saraf (neuropati). Jika ditemukan tanda bahaya seperti gula darah melebihi 300 mg/dL, penurunan kesadaran, atau nyeri dada, pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Kegiatan PKRS mengenai “Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Seputar Diabetes Melitus” mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:

  • SDGs 3 – Good Health and Well-Being, melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai mitos dan fakta diabetes melitus.
  • SDGs 4 – Quality Education, melalui pemberian edukasi kesehatan yang meningkatkan literasi kesehatan pasien dan keluarga pasien.
  • SDGs 17 – Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi antara Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dengan Puskesmas Kenjeran dalam penyelenggaraan promosi kesehatan.

Kegiatan PKRS ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat seputar mitos dan fakta diabetes yang berkembang di masyarakat dan cara pencegahannya. Melalui kegiatan edukasi yang berkesinambungan, mahasiswa Profesi Ners turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan.

Penulis: Ariza Mawar Anjelia