
NERS NEWS — Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema “Perawatan Personal Hygiene dan Pencegahan Infeksi (Cuci Tangan) pada Anak” pada Kamis, 4 Juni 2026 di Ruang Bona 1 RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kegiatan ini ditujukan kepada orang tua dan keluarga pasien anak sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri serta mencegah infeksi pada anak selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Penyuluhan dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi, serta sesi tanya jawab yang didukung dengan media edukasi berupa poster dan leaflet. Materi yang disampaikan meliputi pengertian personal hygiene, tujuan personal hygiene pada anak, jenis-jenis personal hygiene dan cara menjaga kebersihan diri anak, pencegahan infeksi melalui cuci tangan yang benar, dampak personal hygiene yang buruk, serta peran orang tua dalam menjaga personal hygiene anak.
Kegiatan penyuluhan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan kegiatan kepada peserta. Selanjutnya, pemateri menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan tubuh, rambut, mulut dan gigi, tangan, kaki, serta kuku sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai waktu yang tepat untuk mencuci tangan dan langkah-langkah cuci tangan yang benar sesuai standar WHO.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti penyampaian materi dan sesi diskusi. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan terkait praktik kebersihan diri sehari-hari pada anak. Salah satu peserta, menanyakan apakah anak boleh keramas setiap hari, sedangkan peserta lainnya menanyakan apakah menyikat gigi lebih dari dua kali sehari diperbolehkan. Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh tim penyuluh sebagai bagian dari edukasi kesehatan yang diberikan kepada keluarga pasien.
Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik profesi mahasiswa Ners Kelompok 3 A2 Stase Praktik Keperawatan Anak Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Berdasarkan susunan kepanitiaan, Intan Taniya bertugas sebagai moderator, Rendra Wahyu Ismawan sebagai penyaji, Rokhma Mista Febrianah sebagai fasilitator, serta Vera Niken Wulandari sebagai observer, time keeper, dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendampingan pembimbing akademik dan pembimbing klinik.
Pelaksanaan PKRS ini dilatarbelakangi oleh masih adanya keluarga pasien yang belum memahami pentingnya personal hygiene dan pencegahan infeksi pada anak. Selain itu, sebagian anak dan keluarga belum mengetahui waktu yang tepat serta langkah-langkah cuci tangan yang benar. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit infeksi seperti diare, ISPA, DBD, cacingan, maupun karies gigi, terutama pada anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua dan keluarga pasien mampu menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak secara mandiri baik selama menjalani perawatan di rumah sakit maupun setelah kembali ke rumah. Peran orang tua sebagai teladan, motivator, dan pengawas sangat penting dalam membentuk kebiasaan personal hygiene yang baik sejak dini sehingga dapat mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan PKRS ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama Tujuan 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit infeksi pada anak. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDGs 4 (Quality Education) dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam pelaksanaan promosi kesehatan.
Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta mampu menjelaskan kembali pengertian personal hygiene, manfaat menjaga kebersihan diri, cara menjaga kebersihan diri anak, serta langkah-langkah pencegahan infeksi melalui cuci tangan yang benar. Diharapkan kegiatan edukasi serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan anak dan keluarga.
Penulis: Vera Niken Wulandari





