Mahasiswa Profesi Ners Unair Edukasi “Pencegahan ISPA melalui Etika Batuk dan Bersin”

NERS NEWS – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema “Mengenal ISPA serta Pencegahannya melalui Etika Batuk dan Bersin” bagi pasien dan keluarga pasien di Ruang Rawat 503 IRNA 5A Grha Trimed Rumah Sakit Universitas Airlangga pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat rumah sakit mengenai ISPA dan langkah pencegahannya melalui perilaku sederhana namun efektif, yaitu etika batuk dan bersin yang benar.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi, dengan memanfaatkan media edukatif berupa leaflet dan poster. Materi yang disampaikan meliputi pengertian ISPA, penyebab, tanda dan gejala, upaya pencegahan, pengertian etika batuk dan bersin, manfaat penerapannya, hingga demonstrasi langkah-langkah etika batuk dan bersin yang benar. Pendekatan ini dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung perilaku pencegahan penularan infeksi saluran pernapasan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok 14 Mahasiswa Profesi Ners B27 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, dengan bimbingan akademik Dr. Lailatun Ni’mah, S.Kep., Ns., M.Kep dan pembimbing klinik Ari Kusumandani, S.Kep., Ns. Penyuluhan berlangsung pada pukul 07.45–08.45 WIB di Ruang Rawat 503 IRNA 5A Grha Trimed RS Universitas Airlangga, dengan sasaran utama pasien dan keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menjalankan peran secara terorganisir mulai dari moderator, pemateri, fasilitator, notulen, observer, dokumentator, hingga tim perlengkapan.

Pemilihan topik ISPA didasarkan pada masih tingginya risiko penularan penyakit infeksi saluran pernapasan, terutama di lingkungan dengan interaksi yang cukup intens seperti rumah sakit. Penularan ISPA dapat terjadi melalui droplet saat batuk dan bersin, sehingga edukasi mengenai etika batuk dan bersin menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan infeksi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pasien dan keluarga agar lebih peduli terhadap perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendukung keselamatan pasien, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3: Good Health and Well-Being, melalui promosi kesehatan dan pencegahan penyakit menular di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini mendukung:

  1. SDGs 3: Good Health and Well-Being, melalui peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai pencegahan ISPA melalui etika batuk dan bersin yang benar.
  2. SDGs 4: Quality Education, melalui pemberian edukasi kesehatan berbasis ilmiah kepada masyarakat di lingkungan rumah sakit.
  3. SDGs 17: Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi antara mahasiswa profesi ners, pembimbing akademik, dan tenaga kesehatan di RS Universitas Airlangga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap pasien dan keluarga tidak hanya memahami apa itu ISPA, tetapi juga mampu menerapkan etika batuk dan bersin secara mandiri sebagai bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan orang lain. Edukasi kesehatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, memperkuat budaya pencegahan penyakit, serta mendukung pelayanan kesehatan yang lebih promotif dan preventif.

Penulis: Kelompok 14 PKRS Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan B27 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga

Editor: Raffa Nadiya Primatiana (Airlangga Nursing Journalist)