
NERS NEWS — Surabaya, Jumat (3 April 2026) — Telah dilaksanakan kegiatan Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan topik Demam Berdarah Dengue (DBD) dan subtopik pencegahan DBD melalui perilaku 3M Plus. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang IRNA 6 pada pukul 10.00 WIB dengan sasaran utama keluarga penunggu pasien.
Kegiatan PKRS ini diselenggarakan oleh Ners Muda Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan B27, sebagai bentuk upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan keluarga pasien mengenai bahaya DBD serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. PKRS ini didampingi langsung oleh CI Klinik Ns. Tifanny.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian DBD, cara penularan melalui nyamuk Aedes aegypti, tanda dan gejala DBD, serta penekanan pada perilaku 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas, serta tindakan tambahan seperti penggunaan kelambu, lotion anti nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif mengikuti edukasi. Beberapa peserta juga mengajukan pertanyaan terkait kondisi pasien DBD. Salah satu keluarga pasien menanyakan, “Trombosit pada orang yang terkena DBD pasti turun, itu kenapa?”. Kelompok pelaksana menjelaskan bahwa penurunan trombosit terjadi karena infeksi virus dengue dapat memengaruhi sistem pembekuan darah serta menyebabkan trombosit lebih cepat dihancurkan dan produksi trombosit di sumsum tulang menurun. Selain itu, terjadi peningkatan kebocoran pembuluh darah yang menjadi ciri khas DBD sehingga kondisi pasien perlu dipantau secara ketat.
Kegiatan PKRS diakhiri dengan sesi evaluasi singkat dan penyampaian pesan kesehatan agar keluarga pasien mampu menerapkan langkah pencegahan DBD secara konsisten di rumah maupun lingkungan sekitar. Diharapkan melalui edukasi ini, pengetahuan masyarakat meningkat sehingga angka kejadian DBD dapat ditekan.
Penulis: Dwi Saputri Hayuningrum
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)





