“Pentingnya Nutrisi Dalam Mempercepat Pemulihan Pasien Pasca Operasi”: Kelompok 12 Stase KMB Mahasiswa Profesi Ners Unair Edukasi Keluarga Pasien

NERS NEWS — Surabaya, 4 September 2026 — Kelompok 12 Stase Profesi Keperawatan Medikal Bedah (KMB), Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 49 periode ganjil 2026/2027 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) mengenai pentingnya nutrisi dalam mempercepat pemulihan pasien pasca operasi di Ruang Tunggu OK Graha Trimed Rumah Sakit Universitas Airlangga, Jumat (4/9/2026) pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga pasien mengenai pentingnya nutrisi untuk pasien pasca operasi dalam proses penyembuhan luka.

Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif menggunakan media leaflet. Materi yang diberikan meliputi pengertian nutrisi pasca operasi, tujuan pemenuhan nutrisi pasca operasi, manfaat pemenuhan nutrisi pasca operasi, menu makanan yang dianjurkan dan dihindari, akibat kekurangan nutrisi pasca operasi, peran keluarga dalam mendukung proses pemenuhan nutrisi pasca operasi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan maupun pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi pasien pasca operasi. Materi tersebut disusun berdasarkan kebutuhan pasien pasca operasi yang memiliki risiko luka operasi lama sembuh, terutama akibat kondisi DM dan nutrisi yang kurng adekuat.

Kegiatan diikuti oleh 3 peserta yang terdiri keluarga psien yang sedng opersi di Ruang Tunggu OK Graha Trimed RS Universitas Airlangga. Penyuluhan berlangsung selama kurang lebih 30 menit, dengan pembagian tugas meliputi Rizcha Rachmawati sebagai moderator, Nur Safitri Rahmania sebagai pemateri. Angelica Ismaylin sebagai fasilitator dan dokumentasi, Haera Nurhalizah sebagai observer, E Siti Faidza Agustin sebagai notulensi, sebagai dokumentasi, serta Khairun Nisa’ Anabila dan Eka Sari Nur Cholifah sebagai penanggung jawab perlengkapan dan presensi. Kegiatan berada di bawah bimbingan Akhmad Ja’far, S.Kep.,Ns. selaku pembimbing klinik dan Dr. Laily Hidayati, S.Kep.,Ns.,M.Kep selaku pembimbing akademik.

Antusiasme peserta terlihat melalui sesi diskusi. Salah satu peserta, Bapak Romsul, menanyakan mengenai pasien pasca operasi puasa lagi dan kapan mulai makan, dan Nur Safitri Rahmania menjawab bahwa pasien pasca operasi sebaiknya tida langsung makan banyak atau minum yang banyak karena jika operasi yang lumayan lama menggunakan bius (anestesi) seluruh tubuh yang mempunyai efek samping mual, sehingga sebaiknya dapat minum terlebih dahulu sedikit demi sedikit setelah dirasa fungsi pencernaan mulai aktif kembali ditandai dengan buang angin pasien bisa makan sedikit demi sedikit.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Good Health and Well-Being, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan keluarga pasien dalam menjaga pasien serta memberikan nutrisi yang cukup untuk mempercepat proses penyembuhan pasien. Edukasi diharapkan dapat membantu keluarga pasien untuk dapat mengoptimalakan pemberian nutrisi pasca operasi pada, manfaat pemenuhan nutrisi pasca operasi dapat terpenuhi, menu makanan yang dianjurkan dan dihindari dapat dilakukan, sehingga peran keluarga dalam mendukung proses pemenuhan nutrisi pasca operasi pada pasien.

Melalui kegiatan PKRS ini, mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga berharap edukasi mengenai pentingnya nutrisi pada pasien pasca operasi dapat meningkatkan kesadaran keluarga terhadap penyembuhan pasien pasca operasi. Kegiatan berlangsung dengan baik dan peserta menunjukkan antusiasme melalui pertanyaan serta tanggapan selama sesi diskusi. Hal tersebut sejalan dengan indikator kegiatan yang menargetkan adanya partisipasi aktif dan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya nutrisi untuk proses penyembuhan pasca operasi.

Penulis: Rizcha Rachmawati