PKRS Mahasiswa Praktik Klinik Keperawatan Unair: Membangun Kesadaran Masyarakat untuk Mencegah ISPA melalui PHBS di Puskesmas Kalijudan

NERS NEWS — Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) mengenai pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, tanda dan gejala, faktor risiko, cara pencegahan, serta penanganan awal ISPA sebagai upaya menurunkan angka kejadian penyakit infeksi saluran pernapasan di masyarakat.

Penyuluhan kesehatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan bantuan media leaflet dan presentasi edukatif. Materi yang disampaikan meliputi pengertian ISPA, penyebab, faktor risiko, tanda dan gejala, cara penularan, penanganan awal, serta langkah-langkah pencegahan seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat sakit, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari paparan asap rokok, dan memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam mencegah dan menangani ISPA di lingkungan keluarga.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sebagai bagian dari praktik klinik keperawatan komunitas di Puskesmas Kalijudan. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang sedang berkunjung ke Puskesmas, khususnya orang tua yang memiliki balita dan anggota keluarga yang rentan mengalami infeksi saluran pernapasan. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara membedakan ISPA ringan dan berat, kapan harus membawa anggota keluarga ke fasilitas kesehatan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan di rumah.

Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan ISPA melalui perubahan perilaku hidup sehat. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat, diharapkan angka kejadian ISPA dapat ditekan serta komplikasi akibat keterlambatan penanganan dapat diminimalkan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi peran perawat sebagai edukator dalam upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan PKRS ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit menular, SDGs 4 (Quality Education) melalui pemberian edukasi kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dengan Puskesmas dalam menyelenggarakan promosi kesehatan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mengurangi angka kejadian ISPA, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

Penulis: Kelompok C7 Praktik Klinik Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga