

NERS NEWS – Surabaya, 19 April 2026. Mahasiswa Profesi Ners Kelompok 14 Stase Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga telah melaksanakan kegiatan Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertema “Mengenali Pneumonia dan Cara Batuk Efektif” pada Minggu, 19 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di ruang Rumah Sakit Universitas Airlangga dan diikuti oleh keluarga yang sedang menemani pasien di ruang IRNA 5 PEDE.
PKRS ini merupakan bagian dari pemenuhan kompetensi profesi Ners sekaligus upaya meningkatkan pemahaman pasien mengenai penyakit pneumonia, yang merupakan masalah yang paling sering ditemui di irna tersebut. Edukasi yang diberikan mencakup pengertian penyakit pneumonia, tanda dan gejala, dan pencegahan serta penanganannya. Selain itu juga diberikan edukasi mengenai cara batuk efektif yang merupakan teknik pernapasan yang krusial untuk pasien pneumonia atau infeksi saluran napas lain karena dapat membantu mengeluarkan dahak di paru-paru. Batuk efektif telah terbukti efektif membersihkan jalan napas, mengurangi sesak, memperbaiki saturasi oksigen, serta menurunkan frekuensi napas ke rentang normal.
Kegiatan ini disertai dengan demonstrasi cara melakukan teknik batuk efektif seperti dengan duduk tegak di kursi apabila dalam keadaan sehat atau dengan duduk di kasur jika untuk pasien. Keluarga pasien dicontohkan cara untuk menarik napas dalam dan mengeluarkan perlahan lewat mulut sebanyak 2 kali kemudian menarik napas dalam kembali dan tarik napas dalam yang ketiga ditahan sekitar 2-3 detik kemudian dibatukkan. Diberikan edukasi untuk menutupi mulut yang akan mengeluarkan dahak dengan tisu yang nantinya dimasukkan ke dalam plastik lalu segera dibuang ke tempat sampah agar mencegah penularan.
Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan evaluasi untuk memastikan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Beberapa keluarga pasien saling memberikan informasi berdasarkan pengalamannya untuk tetap bugar dan terhindar dari penyakit termasuk penyakit pada saluran pernapasan. Terdapat salah satu anggota keluarga pasien yang secara sukarela bersedia mendemonstrasikan dan memberikan contoh kepada keluarga pasien lainnya mengenai cara batuk yang efektif yang juga diikuti oleh keluarga pasien yang lain. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dan berhasil meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai penyakit pneumonia dan cara batuk efektif
Penulis : Kelompok 14 PKRS Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Keperawatan Unair
Editor: Farah Dina Azizatul Aulia (Airlangga Nursing Journalist)





