Mahasiswa Keperawatan Unair Gelar Promosi Kesehatan tentang Stroke di RS Universitas Airlangga

NERS NEWS — Mahasiswa praktik klinis Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga menyelenggarakan promosi kesehatan tentang pencegahan dan penanganan stroke untuk pasien di Instalasi Rawat Inap (IRNA) 5A Graha Trimed RS Universitas Airlangga pada Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan melalui pemberian edukasi secara langsung agar masyarakat awam dapat memahami bahaya penyakit stroke.

Promosi kesehatan ini difokuskan pada pemberian edukasi komprehensif mengenai penyakit stroke atau cerebrovascular accident (CVA). Mahasiswa praktik klinis memberikan edukasi kesehatan menggunakan metode interaktif agar mudah dipahami. Edukasi diberikan secara runtut mengenai pengenalan gejala awal, faktor risiko penyebab, hingga langkah penanganan darurat dan pencegahan mandiri yang bisa diimplementasikan secara langsung oleh orang awam.

Promosi kesehatan ini diinisiasi oleh mahasiswa praktik klinis dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga kelompok B4 dan melibatkan para pasien yang sedang menjalani perawatan. Program penyuluhan ini diselenggarakan secara terpadu pada hari Kamis, 4 Juni 2026 di Instalasi Rawat Inap (IRNA) 5A Graha Trimed RS Universitas Airlangga.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa pasien stroke memerlukan penanganan yang komprehensif mulai dari fase akut hingga rehabilitasi guna memaksimalkan pemulihan fungsi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada semua orang untuk memberikan penanganan pertama secara cepat. Pelaksanaan edukasi ini adalah wujud nyata dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Good Health and Well-Being serta SDGs 4 mengenai Quality Education.

Edukasi kesehatan ini secara spesifik mengintegrasikan dua pilar utama SDGs ke dalam sebuah tindakan nyata. Pertama, kegiatan ini mewujudkan SDGs 3: Good Health and Well-Being, karena berkontribusi menekan angka perburukan penyakit melalui promosi gaya hidup sehat. Kedua, inisiatif ini sejalan dengan SDGs 4: Quality Education, dengan mendorong pemerataan pengetahuan publik serta menyediakan literasi kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan aplikatif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Program promosi kesehatan ini berdampak positif dalam memperkuat kewaspadaan masyarakat awam terhadap ancaman penyakit stroke. Diharapkan kegiatan ini terus berkelanjutan, sehingga kontribusi institusi terhadap peningkatan literasi kesehatan dan pencapaian target SDGs nasional dapat terwujud maksimal.

Penulis: Ayesha Danish Haq