Edukasi Cuci Tangan 6 Langkah WHO bagi Pasien RSJ Menur Ruang Gelatik


NERS NEWS – Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi
kesehatan mengenai praktik cuci tangan enam langkah yang benar menurut World Health
Organization
(WHO) bersama pasien di Rumah Sakit Jiwa Menur ruang Gelatik, Surabaya,
pada Rabu, 4 Maret 2026 Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pasien terhadap
pentingnya kebersihan tangan sebagai upaya pencegahan infeksi melalui praktik langsung dan
pendampingan secara sederhana serta interaktif.


Kegiatan edukasi dilakukan dengan memberikan penjelasan mengenai pentingnya kebersihan
tangan serta demonstrasi praktik cuci tangan enam langkah sesuai standar WHO. Pasien diajak
mempraktikkan secara langsung setiap langkah, mulai dari menggosok telapak tangan,
punggung tangan, sela-sela jari, hingga ujung jari dan pergelangan tangan menggunakan sabun
dan air mengalir. Pendekatan edukasi dilakukan secara interaktif agar pasien lebih mudah
memahami dan mengingat langkah-langkah tersebut.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa praktik dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga
bersama pasien yang sedang menjalani perawatan di ruang Gelatik. Edukasi dilaksanakan di
Rumah Sakit Jiwa Menur, Surabaya, pada Rabu, 4 Maret 2026, dalam rangka kegiatan praktik
klinik keperawatan jiwa. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memberikan pendampingan
secara langsung kepada pasien agar dapat mempraktikkan cuci tangan dengan benar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pasien dalam menjaga
kebersihan diri, khususnya kebersihan tangan, yang merupakan salah satu langkah sederhana
namun efektif dalam mencegah penyebaran penyakit. Selain itu, edukasi ini juga mendukung
upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah sakit. Kegiatan ini
merupakan bentuk dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),
khususnya dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa edukasi kesehatan seperti ini
penting untuk terus dilakukan agar pasien dapat menerapkan perilaku hidup bersih secara
mandiri. “Melalui praktik langsung, pasien lebih mudah memahami langkah-langkah cuci
tangan yang benar sehingga dapat menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.


Kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs),
yaitu:

  • SDGs 3: Good Health and Well-Being
    Meningkatkan kesehatan melalui pencegahan infeksi dan penerapan perilaku hidup bersih.
  • SDGs 4: Quality Education
    Memberikan edukasi kesehatan kepada pasien sebagai bagian dari peningkatan literasi
    kesehatan.


Melalui kegiatan edukasi cuci tangan enam langkah ini, diharapkan pasien dapat memahami
dan menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan tangan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan
ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dan institusi pendidikan dalam meningkatkan
kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan
berkelanjutan

Penulis : Artika Rizkafani
Editor : Eva Khoirunnisa Adinta (Airlangga Nursing Journalist)