
NERS NEWS – Mahasiswa Profesi Keperawatan dari Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai pencegahan dan penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak di Puskesmas Kalijudan, Surabaya. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 10.00–10.30 WIB dan menyasar pasien serta pendamping pasien yang berada di ruang tunggu puskesmas.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus ISPA pada anak, seperti flu dan batuk, yang sering terjadi terutama pada musim penghujan. Perubahan cuaca yang tidak menentu juga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu menurunnya daya tahan tubuh anak sehingga lebih rentan terserang penyakit pernapasan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa profesi keperawatan berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya upaya pencegahan serta penanganan awal ISPA pada anak. Edukasi kesehatan menjadi salah satu langkah preventif yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko terjadinya penyakit tersebut pada anak.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah kesehatan yang disertai dengan pembagian leaflet sebagai media edukasi kepada peserta. Leaflet tersebut berisi informasi singkat mengenai pengertian ISPA, gejala yang sering muncul pada anak, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif antara mahasiswa dan peserta yang hadir di ruang tunggu puskesmas.
Pada sesi diskusi, salah satu peserta menanyakan mengenai cara mencegah flu pada anak di musim penghujan dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Menanggapi pertanyaan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah anak terkena flu.
Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain meminimalkan aktivitas di luar rumah ketika hujan. Apabila anak terpaksa harus keluar rumah saat hujan, orang tua disarankan untuk mempersiapkan perlindungan yang memadai seperti menggunakan jaket, jas hujan, atau payung agar anak tidak terkena hujan secara langsung.
Selain itu, menjaga daya tahan tubuh anak juga menjadi hal yang sangat penting. Orang tua dianjurkan untuk memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang setiap hari agar kondisi imun tubuh tetap terjaga. Apabila diperlukan, konsumsi vitamin tambahan juga dapat diberikan untuk membantu menjaga kesehatan anak.
Kegiatan edukasi ini mendapat respons yang baik dari peserta yang hadir. Para peserta tampak antusias mengikuti materi hingga sesi diskusi berlangsung. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya upaya pencegahan ISPA serta mampu menerapkan langkah-langkah sederhana dalam menjaga kesehatan anak di lingkungan keluarga.
Mahasiswa Profesi Keperawatan Universitas Airlangga berharap kegiatan edukasi kesehatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam pencegahan penyakit pada anak.
Penulis : Rahmad Rijaldi
Editor: Raffa Nadiya Primatiana (Airlangga Nursing Journalist)





