NERS NEWS — Pada 27/02/2026, mahasiswa PKK Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan dengan tema “Pencegahan Bunuh Diri” sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan pencegahan pada pasien dengan gangguan jiwa. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan kesehatan yang disertai penyampaian materi edukatif mengenai pengenalan tanda-tanda risiko bunuh diri, pentingnya dukungan sosial, serta cara sederhana yang dapat dilakukan pasien untuk mengelola pikiran negatif. Selain itu, mahasiswa mengajak pasien untuk berdiskusi secara interaktif agar materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan promosi kesehatan ini melibatkan mahasiswa PKK bersama dengan bimbingan perawat ruangan serta tenaga kesehatan di rumah sakit. Dosen pembimbing untuk kegiatan ini adalah Prof. Ah. Yusuf, S.Kp., M.Kes. Penyuluhan dilaksanakan pada pasien di Ruang Flamboyan Rumah Sakit Menur, Surabaya. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berperan aktif dalam menyampaikan materi, memfasilitasi diskusi, serta memberikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya dan berbagi pengalaman.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental serta mengenali tanda-tanda risiko bunuh diri sejak dini. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih tingginya risiko perilaku bunuh diri pada pasien dengan gangguan jiwa, sehingga diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan pasien dalam mengelola kondisi psikologisnya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pasien dapat lebih memahami cara menjaga kesehatan mental serta mencari bantuan ketika mengalami tekanan emosional. Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs 3: Good Health and Well-Being, yang menekankan pentingnya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan, termasuk upaya pencegahan masalah kesehatan mental dan perilaku bunuh diri.
Melalui kegiatan promosi kesehatan ini, diharapkan pasien dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan mental serta mampu mengenali tanda-tanda risiko bunuh diri sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan mental serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Dinda Jihan Firdhayani





