Kendalikan Hipertensi Dengan Diet Sehat: Kurangi Garam, Cegah Komplikasi

NERS NEWS — Mahasiswa Kelompok 2 Klampis Ngasem Edukasi Diet Hipertensi Mahasiswa Kelompok 2 Klampis Ngasem Program Pendidikan Profesi Ners Angkatan 2026 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sukses melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dalam Stase Keperawatan Komunitas dengan tema “Kendalikan Hipertensi dengan Diet Sehat: Kurangi Garam, Cegah Komplikasi” pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 09.00-09.30 WIB di Puskesmas Klampis Ngasem. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Kegiatan diikuti oleh masyarakat umum yang berkunjung di Puskesmas Klampis Ngasem. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan menggunakan leaflet sebagai media edukasi. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dan pentingnya penerapan pola makan sehat untuk membantu mengendalikan tekanan darah serta mencegah komplikasi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan faktor risiko hipertensi, komplikasi, diet hipertensi, Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), makanan yang dianjurkan dan perlu dibatasi, serta pentingnya aktivitas fisik dan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Dalam penyuluhan, pemateri menjelaskan bahwa Diet DASH merupakan pola makan sehat yang menekankan konsumsi makanan alami, seperti buah, sayur, sumber karbohidrat kompleks, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, dan sumber protein rendah lemak. Diet ini juga menganjurkan pembatasan konsumsi garam atau natrium, gula, lemak jenuh, makanan olahan, dan makanan cepat saji. Pembatasan natrium menjadi salah satu bagian penting dalam Diet DASH karena konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.

Selain pengaturan pola makan, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik secara teratur. Penderita hipertensi dianjurkan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang minimal 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama lima hari dalam seminggu, sesuai kemampuan. Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain berjalan kaki, senam hipertensi atau senam lansia, bersepeda santai, berkebun, hingga melakukan aktivitas rumah tangga seperti menyapu dan mengepel. Peserta juga diingatkan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan serta menghentikan aktivitas apabila muncul keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, pusing, atau kelelahan berlebihan.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif bertanya mengenai pemilihan makanan, penggunaan garam dalam masakan, serta penerapan pola makan sehat dan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3, yaitu Good Health and Well-Being, melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu menerapkan prinsip Diet DASH, mengurangi konsumsi garam, memilih makanan yang lebih sehat, melakukan aktivitas fisik secara teratur, serta memeriksakan tekanan darah secara rutin untuk membantu mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.

Penulis: Almira Florint Salsabila