
NERS NEWS — Semarang — Tiga mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, yaitu Fania Layla Sabrina, Ummu Habibah, dan Fathimah Dinda, mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) skema Pertukaran Mahasiswa di Departemen Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro selama satu semester. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas perguruan tinggi, memperluas wawasan akademik, serta mengembangkan kompetensi profesional melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan praktik keperawatan.
Pelaksanaan program diawali dengan kegiatan orientasi untuk memperkenalkan mahasiswa pada lingkungan akademik Universitas Diponegoro, sistem pembelajaran, serta berbagai fasilitas penunjang pendidikan. Selama satu semester, mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan akademik yang meliputi perkuliahan, praktikum, kuliah tamu internasional, ujian kompetensi praktik (Objective Structured Practical Examination/OSPE), serta evaluasi pembelajaran. Proses pembelajaran dilaksanakan secara luring selama tiga bulan pertama, kemudian dilanjutkan secara daring selama tiga bulan berikutnya sesuai dengan mekanisme Program MBKM.
Salah satu pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti program adalah kesempatan mengikuti Kuliah Tamu Internasional bersama Benedikt Schneider, BSc, MA dari Freiburg University Medical Center, Germany, yang membahas Intensive Care for Stroke Patients and Early Transition to Rehabilitation. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman belajar melalui berbagai kegiatan akademik dan praktik yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi profesional, kolaborasi, serta adaptasi terhadap lingkungan belajar yang baru.

Program Pertukaran Mahasiswa MBKM di Universitas Diponegoro menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik sekaligus meningkatkan kompetensi sebagai calon perawat profesional. Kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antarinstitusi pendidikan tinggi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di perguruan tinggi mitra, tetapi juga memperluas jejaring akademik, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta memperkaya perspektif dalam memberikan pelayanan keperawatan yang profesional. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di masa mendatang.
Penulis: Fania Layla Sabrina





