Mahasiswa Ners Angkatan 49 FKp Unair Edukasi Pasien dan Keluarga tentang Pengelolaan Diabetes Melitus

NERS NEWS — Surabaya – Mahasiswa Program Studi Ners Angkatan 49 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKp Unair) menggelar penyuluhan kesehatan bertema “Kenali dan Kendalikan Diabetes Melitus” bagi pasien dan keluarga di ruang tunggu Poli Graha Trimed lantai 2 Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) pada 2 Oktober 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok 1 KMB ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai diabetes melitus serta mendorong penerapan pengelolaan penyakit secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluhan disampaikan oleh dua pemateri melalui metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan didukung media leaflet dan poster. Materi yang diberikan meliputi pengertian dan penyebab diabetes melitus, tanda dan gejala yang perlu dikenali, tata laksana terapi, kebiasaan yang perlu dihindari oleh penderita, serta efek jangka panjang diabetes melitus. Materi disampaikan secara sederhana dan aplikatif agar peserta dapat memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan kondisi kesehatan.

Selain memberikan informasi mengenai penyakit dan pengelolaannya, kegiatan juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan, pengaturan pola makan, serta kemampuan mengenali dan melaporkan gejala yang memerlukan penanganan tenaga kesehatan. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait diabetes melitus sehingga tercipta komunikasi dua arah selama kegiatan berlangsung.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi pemateri untuk memberikan penjelasan sesuai dengan pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan peserta, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan diabetes melitus secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ners Angkatan 49 FKp Unair berharap pasien dan keluarga dapat meningkatkan kemampuan dalam menjaga kesehatan dan mengendalikan diabetes melitus serta lebih waspada terhadap berbagai komplikasi yang dapat terjadi. Kegiatan edukasi kesehatan ini turut mendukung SDG 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kesadaran dan kemampuan dalam menjaga kesehatan, serta SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu) melalui pemberian edukasi kesehatan yang informatif dan aplikatif kepada masyarakat.

Penulis: Yusuf Rayhan Sameer