
NERS NEWS — Surabaya, 25 September 2026 — Kelompok 10 Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan Penyuluhan Kesehatan di Rumah Sakit (PKRS) mengenai Pencegahan Risiko Infeksi Pasca Operasi kepada keluarga pasien di Ruang Tunggu OK Bedah Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan keluarga dalam membantu mencegah infeksi dan mendukung proses pemulihan pasien setelah operasi.
Kegiatan penyuluhan dilakukan melalui metode ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media leaflet dan poster. Materi yang diberikan meliputi pengertian infeksi, penyebab infeksi, tanda dan gejala infeksi pasca operasi, pencegahan infeksi luka operasi, hal-hal yang perlu diperhatikan setelah operasi, serta faktor yang memengaruhi kejadian infeksi pasca operasi.
Penyuluhan dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026, bertempat di Ruang Tunggu OK Bedah RSUA. Kegiatan berlangsung pukul 09.38–10.18 WIB dan diikuti oleh keluarga pasien. Pada awal kegiatan terdapat 10 orang audiens, kemudian jumlah peserta menjadi 8 orang karena dua audiens dipanggil dokter untuk keperluan keluarganya di ruang pulih sadar. Selama kegiatan, audiens menunjukkan keaktifan dalam sesi diskusi dengan tiga orang peserta mengajukan pertanyaan.Penyuluhan ini bertujuan membantu keluarga memahami risiko infeksi setelah operasi, mengenali tanda dan gejala infeksi, serta mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi. Edukasi kepada keluarga menjadi penting karena keluarga berperan dalam membantu menjaga kebersihan, mendukung perawatan luka sesuai anjuran tenaga kesehatan, memastikan kepatuhan pengobatan, dan mengenali perubahan kondisi pasien selama masa pemulihan.

Melalui kegiatan ini, Kelompok 10 juga berupaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan pengetahuan kesehatan dan pencegahan komplikasi pasca operasi. Kegiatan edukasi kesehatan kepada keluarga diharapkan dapat mendukung keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan serta meningkatkan kualitas perawatan pasien selama masa pemulihan.
- SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera)— melalui edukasi pencegahan infeksi dan peningkatan pengetahuan kesehatan keluarga pasien.
- SDGs 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas)— melalui pemberian pendidikan kesehatan kepada keluarga pasien sebagai bagian dari pembelajaran dan praktik Pendidikan Profesi Keperawatan.
Pelaksanaan PKRS mengenai pencegahan risiko infeksi pasca operasi berlangsung dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari keluarga pasien. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keluarga dalam mendampingi pasien selama masa pemulihan serta mendorong penerapan perilaku perawatan yang tepat untuk membantu mencegah terjadinya infeksi pasca operasi.
Penulis: Savira Ratnadewati Nirwasita





