Mahasiswa Profesi Ners Gelar PKRS “SEHATI” untuk Ketahui Hernia Inguinalis di IRNA 6A Grha Trimed

NERS NEWS — Mahasiswa Kelompok 2 di ruang IRNA 6A Grha Trimed Program Pendidikan Profesi Ners Angkatan 2026 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sukses melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dalam Stase Keperawatan dasar yang bertempat di ruang 606 IRNA 6A Grha Trimed pada Selasa, 18 Agustus 2026 dengan tema “SEHATI: Sehat Hadapi Hernia Inguinalis Melalui Edukasi Perawatan dan Pencegahan Hernia Inguinalis.” Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh seluruh pasien dan keluarga yang berada di ruang 606 IRNA 6A Grha Trimed. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab serta menggunakan media edukasi yang telah disiapkan oleh mahasiswa berupa poster dan leaflet. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan.

Kegiatan penyuluhan kesehatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hernia inguinalis, khususnya mengenai pengertian, penyebab, tanda dan gejala, faktor risiko, cara penularan, pencegahan, serta penanganan hernia inguinalis. Melalui edukasi ini, peserta diharapkan mampu mengenali tanda dan gejala hernia inguinalis sejak dini serta menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan diri dan anggota keluarga.

Pemateri dalam penyuluhan menjelaskan bahwa hernia inguinalis adalah keadaan ketika sebagian isi rongga perut, seperti jaringan lemak atau bagian usus, menonjol melalui bagian dinding perut yang lemah menuju daerah selangkangan atau kanalis inguinalis. Hernia inguinalis terjadi karena adanya kelemahan pada dinding perut yang disertai peningkatan tekanan di dalam rongga perut. Selain itu, peserta diberikan. pemahaman mengenai tanda dan gejala hernia inguinalis, seperti benjolan di daerah selangkangan, rasa nyeri, perih, terbakar dan tidak nyaman di daerah selangkangan. Dalam penyuluhan ini juga dibahas mengenai tanda bahaya yang harus diwaspadai, komplikasi yang dapat terjadi serta penatalaksanaan hernia inguinalis yang dapat dilakukan.

Materi perawatan dan pencegahan hernia inguinalis juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Peserta diberikan edukasi mengenai hal-hal yang dapat membantu mengurangi risiko perburukan dan kekambuhan hernia inguinalis dengan menjaga kebiasaan sehari-hari, seperti menghindari mengangkat beban berat, menggunakan teknik yang benar saat mengangkat benda berat, hindari mengejan terlalu kuat, makan buah tinggi serat dan mempertahankan berat badan yang sehat. Peserta juga diingatkan untuk memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila keluhan semakin berat, berlangsung dalam waktu yang lama, atau disertai tanda dan gejala yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan mengenai penyebab, tanda dan gejala, serta cara mencegah hernia inguinalis di lingkungan keluarga. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya mampu mengenali hernia inguinalis sejak dini, tetapi juga dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit ini.

Melalui kegiatan penyuluhan “SEHATI: Sehat Hadapi Hernia Inguinalis Melalui Edukasi Perawatan dan Pencegahan Hernia Inguinalis” diharapkan pasien dan keluarga semakin memahami pentingnya mengenali hernia inguinalis, melakukan pencegahan, serta mengambil tindakan yang tepat ketika muncul tanda dan gejala. Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga terus berupaya memberikan edukasi kesehatan yang aplikatif sebagai bagian dari kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat untuk menjaga kesehatan keluarga.

Penulis: Eka Oktaviana Febiyanti