Mahasiswa Profesi Ners UNAIR Edukasi Etika Batuk dan Batuk Efektif di Poli ParuRS Universitas Airlangga

NERS NEWS – Surabaya, 11 februari 2026, Mahasiswa Praktik Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan B27 Kelompok 15 Kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melalui kegiatan penyuluhan bertema “Edukasi Etika Batuk dan Batuk Efektif” yang
dilaksanakan di Poli Paru Rumah Sakit Universitas Airlangga. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi praktik profesi Ners yang tidak hanya berfokus pada asuhan keperawatan, tetapi juga pada upaya promotif dan
preventif. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pasien dan keluarga mengenai pentingnya penerapan etika batuk dan teknik batuk efektif sebagai langkah pencegahan penularan penyakit saluran pernapasan, khususnya di lingkungan pelayanan kesehatan.

Edukasi Interaktif di Ruang Tunggu Poli Paru
Penyuluhan dilaksanakan di ruang tunggu Poli Paru dengan sasaran pasien dan keluarga yang sedang menunggu pemeriksaan. Metode yang digunakan meliputi ceramah singkat, diskusi, serta tanya jawab interaktif. Untuk mendukung pemahaman peserta, mahasiswa memanfaatkan media edukatif berupa poster dan
leaflet yang disusun secara sederhana dan komunikatif. Materi yang disampaikan mencakup pengertian batuk, penyebab batuk, kebiasaan batuk yang kurang tepat, serta dampak batuk yang tidak ditangani dengan baik.
Mahasiswa juga menjelaskan pentingnya etika batuk dalam memutus rantai penularan penyakit di fasilitas pelayanan kesehatan. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mendemonstrasikan teknik batuk efektif untuk membantu pengeluaran dahak secara optimal Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penerapan etika batuk, mahasiswa melakukan pembagian masker kepada pasien dan keluarga yang hadir. Pembagian masker ini diharapkan dapat mendorong kebiasaan menggunakan masker saat batuk atau berada di area pelayanan kesehatan, sehingga risiko penyebaran droplet dapat diminimalkan.


Antusiasme Peserta dan Dampak Positif
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang baik. Beberapa pasien dan keluarga aktif bertanya terkait kebiasaan batuk sehari-hari serta cara mengeluarkan dahak yang benar. Pasien dan keluarga juga aktif menjawab pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa sebagai bentuk evaluasi
pemahaman materi. Melalui kegiatan PKRS ini, diharapkan pasien dan keluarga mampu memahami, dan
menerapkan etika batuk dan teknik batuk efektif secara konsisten, baik di lingkungan rumah sakit maupun dalam kehidupan sehari-hari.


Penulis : Vena Melisa Akasir