Mahasiswa Profesi Ners Unair Edukasi Orang Tua Kenali Bayi Kuning dan Hiperbilirubinemia

NERS NEWS — Dalam rangka meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai kesehatan bayi baru lahir, mahasiswa profesi Ners melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bertajuk “Kenali Bayi Kuning: Hiperbilirubinemia pada Bayi” pada Jumat, 3 Juli 2026, di ruang tunggu PERINA lantai 5. Penyuluhan yang diikuti oleh 11 peserta ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengenalan, pencegahan, dan penanganan hiperbilirubinemia pada bayi.

Kegiatan PKRS diawali dengan penyampaian materi mengenai hiperbilirubinemia atau kondisi bayi kuning yang sering terjadi pada bayi baru lahir. Materi yang diberikan meliputi pengertian hiperbilirubinemia, penyebab, tanda dan gejala, penatalaksanaan, komplikasi yang dapat terjadi apabila tidak ditangani dengan baik, upaya pencegahan, serta pengobatan yang dapat dilakukan. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif menggunakan media edukasi sehingga peserta lebih mudah memahami informasi yang diberikan.

Penyuluhan dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026, pukul 09.35–09.59 WIB di Ruang Tunggu PERINA Lantai 5 dan diikuti oleh 11 peserta, yang terdiri atas orang tua maupun keluarga pasien yang sedang mendampingi bayi menjalani perawatan. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti penyuluhan dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penanganan bayi yang mengalami kondisi kuning.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya orang tua bayi, mengenai pentingnya mengenali tanda awal hiperbilirubinemia agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin serta mencegah terjadinya komplikasi. Edukasi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keluarga untuk segera membawa bayi ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan gejala bayi kuning yang memerlukan penanganan medis. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-Being) melalui upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pencegahan komplikasi pada bayi baru lahir.

Kegiatan PKRS ini mendukung pencapaian SDGs 3 yakni Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini, pencegahan, dan penanganan hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir.

Melalui kegiatan PKRS ini, diharapkan orang tua dan keluarga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai hiperbilirubinemia sehingga mampu mengenali gejala sejak dini, melakukan upaya pencegahan, serta segera mencari pertolongan medis apabila diperlukan. Edukasi kesehatan yang berkesinambungan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan bayi baru lahir.

Penulis: Kelompok D2.3