Mahasiswa Profesi Ners UNAIR Laksanakan Program Edukasi Kesehatan: Etika Batuk dan Bersin di IRNA 6 Rumah Sakit Universitas Airlangga

NERS NEWS – Mahasiswa Praktik Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan tema “Etika Batuk dan Bersin sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit” di Ruang IRNA 6 Rumah Sakit Universitas Airlangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai pentingnya penerapan etika batuk dan bersin yang benar sebagai langkah pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit.

Penyuluhan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, serta demonstrasi langsung mengenai cara batuk dan bersin yang benar. Materi yang disampaikan meliputi pengertian batuk dan bersin, penyebab terjadinya batuk, kesalahan yang sering dilakukan saat batuk dan bersin, serta cara penularan penyakit melalui droplet, kontak langsung, maupun benda yang terkontaminasi. Selain itu, peserta juga diberikan contoh praktik langsung seperti menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam serta pentingnya mencuci tangan setelah batuk dan bersin.

Kegiatan ini didampingi oleh Pembimbing Akademik, Purwaningsih, S.Kp., M.Kes. serta Pembimbing Klinik, Sri Purwanti, S.Kep., Ns., M.Kep. Dalam pendampingannya, pembimbing memberikan arahan agar materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh pasien serta keluarga. Selain itu, pembimbing juga menekankan pentingnya komunikasi terapeutik dan interaksi aktif agar peserta lebih terlibat selama kegiatan berlangsung.

Selama kegiatan, peserta terlihat antusias dan aktif bertanya. Salah satu keluarga pasien menyampaikan bahwa sebelumnya ia belum mengetahui bahwa menutup mulut dengan telapak tangan saat batuk justru dapat menyebarkan kuman ke benda sekitar. “Setelah dijelaskan dan dicontohkan, saya jadi paham cara batuk yang benar dan kenapa harus pakai siku atau tisu. Ternyata hal kecil seperti ini penting untuk mencegah penularan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan pasien dan keluarga dapat menerapkan etika batuk dan bersin secara konsisten, baik selama berada di rumah sakit maupun dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sederhana namun bermakna ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan pengendalian infeksi serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi semua pihak.