Manajemen ASI Perah untuk Mendukung ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja

NERS NEWS – Pada Rabu, 20 Mei 2026, kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) telah berhasil dilaksanakan di Ruang Tunggu IRJ Obgyn RSUD Dr. Soetomo dengan mengangkat tema “Manajemen ASI Perah untuk Mendukung ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja.” Kegiatan ini diperuntukkan bagi keluarga dan pasien yang hadir di ruang tunggu sebagai salah satu upaya meningkatkan pengetahuan serta motivasi ibu bekerja dalam mempertahankan pemberian ASI eksklusif kepada bayi usia 0–6 bulan. Penyuluhan yang berlangsung selama 30 menit ini berjalan dengan suasana yang interaktif dan kondusif. 

Adapun materi yang disampaikan mencakup pengertian ASI eksklusif, manfaatnya bagi bayi dan ibu, frekuensi pemberian ASI yang tepat, tantangan yang kerap dihadapi ibu bekerja, cara mempertahankan ASI eksklusif melalui persiapan sebelum bekerja, teknik memerah ASI, penyimpanan ASI perah yang benar, serta cara pemberian ASI perah kepada bayi secara tepat dan aman. Selain itu, edukasi turut menekankan betapa pentingnya peran dukungan keluarga dan lingkungan kerja bagi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung dari awal hingga akhir. Peserta aktif menyimak materi, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi langsung bersama pemateri. Sejumlah peserta bahkan turut berbagi pengalaman pribadi mengenai tantangan yang mereka hadapi sebagai ibu bekerja dalam menjaga ketersediaan ASI, sehingga semakin memperkaya pemahaman peserta lainnya.

Melalui kegiatan PKRS ini, diharapkan ibu bekerja dapat memahami cara memerah dan menyimpan ASI dengan benar, mampu mengatasi berbagai tantangan selama masa menyusui, serta senantiasa termotivasi untuk memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, demonstrasi teknik memerah ASI, serta pembagian leaflet sebagai panduan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para ibu di rumah maupun di tempat kerja.

Penulis:  Sajida Khairallah Telfah

Editor: Raffa Nadiya Primatiana (Airlangga Nursing Journalist)