
NERS NEWS— Kelompok mahasiswa melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan remaja dengan tema “Pencegahan Merokok dan Penyalahgunaan NAPZA pada Remaja” pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB di Balai RW 03 Surabaya. Kegiatan ini ditujukan kepada remaja usia 10–19 tahun untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai bahaya rokok, NAPZA, dan alkohol serta pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat sejak usia remaja.
Kegiatan pendidikan kesehatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan sesi tanya jawab dengan memanfaatkan media PPT (Power Point) dan leaflet. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan bahaya rokok, NAPZA, dan alkohol, dampak terhadap kesehatan fisik dan psikologis, bahaya menjadi perokok pasif, serta upaya pencegahan penggunaan rokok, NAPZA, dan alkohol pada remaja.
Kegiatan diikuti oleh remaja usia 10–19 tahun di wilayah RW 03. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang baik dengan memperhatikan penyampaian materi, mengikuti sesi diskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai dampak rokok, NAPZA, dan alkohol terhadap tubuh. Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain mengenai bahaya rokok bagi perokok pasif, perbedaan rokok ilegal dan rokok legal, keamanan rokok linting, serta alasan ganja, heroin, dan sabu dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan ketergantungan.
Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman bahwa penggunaan rokok, NAPZA, dan alkohol dapat memberikan dampak negatif terhadap berbagai organ dan sistem tubuh. Peserta juga diberikan edukasi mengenai bahaya NAPZA seperti ganja, heroin, dan sabu, termasuk dampaknya terhadap sistem saraf dan risiko terjadinya ketergantungan. Selain itu, peserta diberikan informasi mengenai cara mencegah penggunaan zat berbahaya melalui pemilihan lingkungan pertemanan yang positif, melakukan kegiatan yang bermanfaat, serta berani menolak ajakan untuk mencoba rokok, NAPZA, maupun alkohol.
Sebagai bagian dari kegiatan, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Peserta kemudian diajak mengikuti kegiatan Pohon Cita-Cita Remaja HEBAT dengan menuliskan cita-cita dan komitmen untuk menjaga kesehatan serta menjauhi rokok, NAPZA, dan alkohol. Kegiatan ditutup dengan pembagian leaflet sebagai media edukasi yang dapat dibaca kembali oleh peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya rokok, NAPZA, dan alkohol serta mendorong remaja untuk mengambil keputusan yang sehat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui edukasi yang diberikan, remaja diharapkan mampu mengenali risiko penggunaan zat berbahaya, menolak ajakan untuk mencoba, dan membangun lingkungan pertemanan yang mendukung perilaku sehat.
Melalui kegiatan pendidikan kesehatan ini, diharapkan remaja mampu menjadi Remaja Hebat yang sehat, aktif, dan memiliki masa depan yang positif dengan menjauhi rokok, NAPZA, dan alkohol. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3: Good Health and Well-Being, melalui peningkatan literasi kesehatan dan upaya pencegahan perilaku berisiko pada kelompok remaja.
Penulis: Munifa’tu Ni’mah & Lintang Prameswari





