SENYUM LANSIA: Edukasi Arthritis dan Optimalisasi Peran Keluarga dalam Mendukung Kesehatan Lansia

NERS NEWS — Mahasiswa Fakultas Keperawatan Kelas A4 Kelompok 3 Angkatan 2023 telah berhasil melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) yang dilaksanakan pada hari Jumat (12/06/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kalidami RW 10, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya dengan mengangkat tema “SENYUM LANSIA (Sendi Nyaman, Keluarga Siaga, Masa Tua Bahagia)”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai arthritis (radang sendi), meliputi tanda dan gejala, dampak arthritis pada lansia, pendekatan terapi komplementer, serta pentingnya peran keluarga dalam mendukung penatalaksanaan terapi pada lansia.

Kegiatan diawali dengan persiapan dan briefing seluruh panitia, dilanjutkan dengan final preparation sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan kegiatan. Peserta kemudian mulai berdatangan pada sesi registrasi (open gate) yang berlangsung dengan tertib.

Acara resmi dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Ketua RW 10 Kelurahan Mojo Bapak Teguh Hariyanto, dosen fasilitator Ibu Dr. Elida Ulfiana, S.Kep.Ns.,M.Kep, serta Ketua Pelaksana Danar Mariono. Sambutan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya promotif dan preventif kesehatan lansia di lingkungan masyarakat.

Sebelum pemaparan materi dimulai, peserta terlebih dahulu mengerjakan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal terkait arthritis. Selanjutnya, pemateri menyampaikan edukasi kesehatan mengenai arthritis secara interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pengertian arthritis, tanda dan gejala, dampak arthritis terhadap kualitas hidup lansia, terapi komplementer yang dapat diterapkan, serta pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung proses perawatan lansia. Selama sesi berlangsung, peserta terlihat antusias dan aktif mengikuti diskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan kepada pemateri.

Setelah sesi edukasi selesai, peserta mengerjakan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap peningkatan pemahaman setelah menerima materi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik Range of Motion (ROM) dan kompres hangat sebagai salah satu terapi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan akibat arthritis. Para peserta mengikuti praktik dengan penuh semangat dan didampingi oleh fasilitator.

Rangkaian kegiatan berikutnya adalah pemberian awarding kepada peserta yang aktif selama kegiatan berlangsung. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama antara peserta, panitia, dan dosen fasilitator sebagai bentuk kenang-kenangan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Seluruh kegiatan ditutup secara resmi oleh pembawa acara.

Kegiatan SENYUM LANSIA (Sendi Nyaman, Keluarga Siaga, Masa Tua Bahagia) juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) yang bertujuan untuk menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua usia. Melalui edukasi mengenai arthritis, pemberian informasi tentang terapi komplementer, praktik latihan Range of Motion (ROM) dan kompres hangat, serta penguatan peran keluarga dalam mendukung kesehatan lansia, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup lansia dan mendorong terciptanya penuaan yang sehat (healthy ageing). Selain itu, keterlibatan aktif mahasiswa keperawatan, tenaga pendidik, serta masyarakat dalam kegiatan ini juga mencerminkan implementasi SDGs Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam upaya peningkatan derajat kesehatan komunitas.

Danar Mariono selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa melalui kegiatan SENYUM LANSIA 2026 ini diharapkan para lansia dan keluarga dapat lebih memahami arthritis serta mengetahui berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kesehatan sendi dan meningkatkan kualitas hidup pada masa lanjut usia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa keperawatan dalam mengimplementasikan peran edukator kesehatan secara langsung di masyarakat. Besarnya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung diharapkan dapat mendorong penerapan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan bahagia.

Penulis: Hanin Shafa Ainayya