Tingkatkan Keterampilan Orang Tua, Mahasiswa Ners Unair Gelar Penyuluhan Perawatan Bayi di RSUD Dr. Soetomo

NERS NEWS — Mahasiswa Praktik Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan B27 Kelompok 2 memberikan edukasi kesehatan mengenai pentingnya perawatan bayi di rumah yang dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Juni 2026 pukul 09.00 WIB dan bertempat di Ruang VK Obgyn IGD RSUD Dr. Soetomo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga mengenai perawatan bayi yang tepat di rumah, meliputi cara memandikan bayi, cara mengganti popok, cara merawat tali pusat, serta cara menyusui yang benar.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Ibu Dr. Mira Triharini, S.Kp., M.Kep. selaku dosen pembimbing akademik dan Bidan Dwi Fadjar Mahardini, S.Keb., Bd. selaku pembimbing klinik sebagai bagian dari proses pembelajaran praktik klinik dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan rumah sakit pendidikan. Penyuluhan diawali dengan pembukaan dan perkenalan mahasiswa sebagai pemateri, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pentingnya perawatan bayi di rumah untuk menjaga kesehatan, kebersihan, dan tumbuh kembang bayi secara optimal.

Materi yang diberikan meliputi langkah-langkah memandikan bayi dengan aman dan nyaman, cara mengganti popok yang benar untuk mencegah iritasi kulit dan ruam popok, cara merawat tali pusat agar tetap bersih dan kering sehingga terhindar dari infeksi, serta teknik menyusui yang benar meliputi posisi ibu dan bayi, perlekatan yang tepat, serta manfaat pemberian ASI bagi bayi. Selama proses penyampaian materi berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang baik, terlihat dari perhatian peserta terhadap materi yang diberikan serta partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif, serta diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bukti pelaksanaan kegiatan. Selain itu, dilakukan evaluasi singkat melalui pertanyaan lisan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali langkah-langkah memandikan bayi, cara mengganti popok yang benar, prinsip perawatan tali pusat, serta teknik menyusui yang tepat. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta.

Melalui kegiatan ini diharapkan ibu dan keluarga bayi tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan perawatan bayi di rumah secara mandiri. Dengan demikian, kesehatan, kebersihan, dan tumbuh kembang bayi dapat terjaga secara optimal serta risiko terjadinya masalah kesehatan pada bayi dapat diminimalkan.

Penulis: Kelompok 2 RSDS Soetomo