
NERS NEWS – Pada Rabu, 29 April 2026, mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan di Poli Obgyn RS Universitas Airlangga. Kegiatan ini mengangkat topik “Mengenal dan Mencegah Diabetes Mellitus Gestasional untuk Mendukung Kehamilan yang Sehat” dan diikuti oleh ibu hamil serta pengunjung poli. Sejak awal kegiatan, suasana sudah terasa cukup interaktif karena peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak berdiskusi ringan terkait pengalaman selama kehamilan. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif dan tanya jawab, didukung dengan media leaflet dan presentasi PowerPoint, sehingga materi dapat disampaikan dengan lebih menarik dan mudah dipahami.
Materi penyuluhan difokuskan pada pemahaman dasar mengenai Diabetes Mellitus Gestasional (DMG), yaitu kondisi peningkatan kadar gula darah selama kehamilan pada ibu yang sebelumnya tidak memiliki riwayat diabetes. Dijelaskan bahwa kondisi ini umumnya muncul pada usia kehamilan 24–28 minggu akibat perubahan hormon yang menyebabkan resistensi insulin. Selain itu, peserta juga diberikan informasi mengenai tanda dan gejala utama seperti “3P” (poliuri, polidipsi, polifagi), serta gejala lain seperti lemas, kesemutan, dan pandangan kabur. Faktor risiko seperti pola makan tinggi gula, obesitas, serta riwayat keluarga diabetes turut dibahas secara sederhana agar mudah dipahami dan relevan dengan kondisi sehari-hari peserta. Salah satu peserta bahkan mengungkapkan, “Saya kira sering haus dan kencing itu memang wajar saat hamil, ternyata bisa jadi tanda gula darah tinggi juga,” yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, penyuluhan juga menekankan pentingnya upaya pencegahan dan penatalaksanaan DMG yang dapat dilakukan sejak dini. Peserta diedukasi untuk menerapkan pola makan sehat dengan membatasi konsumsi gula dan karbohidrat sederhana, meningkatkan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki, serta rutin melakukan pemeriksaan gula darah selama kehamilan. Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa didampingi oleh Bidan Anisa yang turut mengamati jalannya penyuluhan serta memberikan dukungan terhadap kegiatan yang berlangsung. Kehadiran beliau membantu memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, kondusif, serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta di Poli Obgyn.
Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat respon positif dari peserta yang terlihat aktif dalam sesi diskusi maupun tanya jawab. Peserta juga mampu menjawab kembali beberapa pertanyaan evaluasi sederhana yang diberikan di akhir kegiatan, yang menunjukkan bahwa materi dapat dipahami dengan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran dalam mencegah dan mendeteksi dini Diabetes Mellitus Gestasional, sehingga dapat mendukung terciptanya kehamilan yang sehat bagi ibu maupun janin.
Penulis: Yekti Fitria Ardian, S.Kep
Editor: Raffa Nadiya Primatiana (Airlangga Nursing Journalist)





