GBGC 2026 Resmi Dimulai, GEN Corps Awali Pengabdian di Dusun Tegalrejo

NERS NEWS — Dusun Tegalrejo, Desa Jarak, 11 Juli 2026 — Gelar Bakti GEN Corps (GBGC) 2026 resmi dimulai melalui kegiatan Opening Ceremony yang diselenggarakan pada Sabtu (11/7) pukul 09.00 WIB di Balai Desa Jarak. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga ini menjadi langkah awal kolaborasi bersama masyarakat Dusun Tegalrejo dalam meningkatkan kesehatan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Opening Ceremony GBGC 2026 diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana PBGC 2026, Ketua Umum GEN Corps 2026, dan Kepala Desa Jarak. Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak menyampaikan harapan agar rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dapat memberikan manfaat bagi warga sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu keperawatan, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, perangkat Desa Jarak, perwakilan karang taruna, serta masyarakat Dusun Tegalrejo. Pelaksanaan pembukaan berlangsung di Balai Desa Jarak pada Sabtu, 11 Juli 2026, sebagai tanda dimulainya berbagai program kerja GBGC 2026 yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.

Kepala Desa Jarak menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga yang memilih Dusun Tegalrejo sebagai lokasi pelaksanaan GBGC 2026. Program kerja dengan fokus penanggulangan dan mitigasi bencana dinilai relevan dengan kondisi wilayah Dusun Tegalrejo yang memiliki potensi bencana tanah longsor. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan edukasi kesehatan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, serta mendukung upaya penguatan kapasitas warga dalam menghadapi risiko bencana.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja GBGC 2026 kepada masyarakat. Berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan dan kesiapsiagaan bencana diperkenalkan sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat. Antusiasme masyarakat terlihat melalui sesi diskusi interaktif berupa tanggapan dan pertanyaan mengenai pelaksanaan program selama kegiatan pengabdian berlangsung.

Melalui kegiatan ini, GBGC 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) melalui upaya edukasi kesehatan masyarakat, serta SDGs 17 tentang Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Sebagai simbol dimulainya rangkaian pengabdian, panitia bersama perwakilan masyarakat melaksanakan prosesi pemotongan tumpeng. Acara kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama sebelum dilanjutkan dengan kegiatan sowan ke rumah-rumah warga sebagai bentuk silaturahmi dan pengenalan lingkungan. Pada sore hari, panitia mengikuti pelatihan bekam sebagai persiapan pelaksanaan program kesehatan pada rangkaian kegiatan berikutnya.

Melalui semangat pengabdian, GBGC 2026 diharapkan mampu menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat Dusun Tegalrejo melalui berbagai program kesehatan dan penguatan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat serta upaya mendukung pencapaian SDGs.

Penulis: Rajwa Rathu Azzura