Guest Lecture Perkuat Kapasitas Mahasiswa Magister Keperawatan dalam Menerapkan Evidence-Based Practice

NERS NEWS – Surabaya – Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKp Unair) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana melalui penyelenggaraan Guest Lecture yang menghadirkan Associate Professor Dr. Gulzar Malik, PhD, akademisi dari La Trobe University, Australia, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Magister Keperawatan sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi dalam penerapan Evidence-Based Practice (EBP) di bidang keperawatan.

Mengusung tema “Translating Evidence into Practice: Empowering Nurses through Evidence-Based Practice (EBP)”, Dr. Gulzar Malik menekankan bahwa perawat memiliki peran strategis dalam menjembatani hasil penelitian dengan praktik klinis sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan tetap aman, efektif, dan berpusat pada pasien. Materi yang disampaikan mengulas konsep dasar EBP yang mengintegrasikan bukti ilmiah terbaik, keahlian klinis, serta nilai dan preferensi pasien dalam pengambilan keputusan klinis.

Dalam paparannya, Dr. Gulzar Malik menjelaskan bahwa proses implementasi EBP dimulai dari mengidentifikasi pertanyaan klinis menggunakan pendekatan PICOT atau PCC, dilanjutkan dengan pencarian bukti terbaik, penilaian kritis terhadap kualitas penelitian, integrasi bukti dengan pengalaman klinis dan preferensi pasien, evaluasi hasil implementasi, hingga diseminasi hasil kepada pemangku kepentingan. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai sumber evidence terpercaya seperti Joanna Briggs Institute (JBI), Cochrane Library, CINAHL, dan PubMed sebagai referensi utama dalam praktik keperawatan berbasis bukti.

Selain membahas tahapan implementasi EBP, narasumber mengangkat tantangan yang masih sering dihadapi tenaga kesehatan, seperti keterbatasan waktu, kurangnya dukungan organisasi, minimnya kompetensi dalam menilai bukti ilmiah, serta resistensi terhadap perubahan praktik. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Dr. Gulzar Malik memperkenalkan COM-B Model (Capability, Opportunity, Motivation–Behaviour) sebagai kerangka yang dapat digunakan dalam mendorong perubahan perilaku dan keberhasilan implementasi evidence ke dalam praktik klinis.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi kelompok berbasis studi kasus. Mahasiswa diajak menganalisis berbagai permasalahan klinis, seperti pencegahan pasien jatuh, penurunan infeksi akibat penggunaan kateter, dukungan kesehatan mental ibu postpartum, hingga pemanfaatan aplikasi digital untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan. Melalui pendekatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam menyusun strategi implementasi EBP sesuai konteks pelayanan kesehatan.

Melalui Guest Lecture ini, mahasiswa Magister Keperawatan diharapkan semakin mampu mengembangkan budaya akademik yang berorientasi pada penelitian dan praktik berbasis bukti. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi internasional antara Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga dan La Trobe University dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, serta inovasi keperawatan yang berdampak pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Penulis: Neisya Pratiwindya Sudarsiwi